.::| Prasetyo Peuru Henry Putra | @prasetyopeuru | prasetyopeuru@gmail.com | +6281287553107 | Indonesia | prasetyopeuru.tumblr.com | tabloidjejak.com | prasetyopeuru.com(coming soon) | @tyopeuru.thelevelman.or.id | Family: Peuru Modaso - Kawung Kumolontang | Mia Mori Kawanua | Single but happy and calm! | Haleluya | Tuhan YESUS adalah Tuhanku untuk selama-lamanya. Amen. | Dalam nama Yesus terpujilah nama-MU Tuhan YME. Amin. | Praise The LORD Above all names Lord JESUS Christ. Hallelujah! by Mr. POPUHYPAZ. (Tyo) | Times Young Organization. #JESUSINSIDE #JESUSFIRST then #youallguys! Haleluya! Thanks Yesusku :) |::.

Total Tayangan Halaman

Followers

Instagram

Flag Counter

free counters

Unggulan

Best of Jesus

Best of Jesus Dibuat oleh Prasetyo Peuru Henry Putra. Hal yang paling kusukai dari Tuhan Yesus ketika masih di dunia dan naik ke ...

Jumat, 19 April 2019

Ingatan Kenangan Indah

Setelah didiagnosa kalau saya sekarang hanya Obsesif dari Psikiater, gak minum obat Skizofrenia lagi dan tinggal minum obat satu macam saja yang jauh lebih ringan. Diri gue berasa lebih normal lagi, otak gue jauh lebih encer seperti dulu, dan bisa kembali seperti yang dulu yang jauh sangat lebih baik dalam hal sifat.

Nah, malam ini gue gak bisa tidur karena pikiran gue kayak ngalir terus. Dan akhirnya gue coba mengingat lagi masa lalu gue secara random, kemudian mencoba mengingat dari awal sejak gue kecil yang bisa gue inget dan apa yang pernah dikatakan orangtua gue ketika gue masa dilahirkan sampai bayi dan usia kurang dari 5 tahun.

Tengah malam ini gua coba inget terus dimulai dari awal gue kecil yang bisa gue inget. Dan ternyata banyak kenangan indah, lucu dan mengharukan yang bisa gue inget kembali. Berbanding terbalik ketika gua trauma dulu dan depresi, gua jadi gak bisa ingat kenangan indah masa kecil gua dulu, hanya satu kenangan indah yang bisa gua ingat dan lebih banyak ingat kenangan buruk serta kekecewaan gua di masa kecil sampai remaja.

Dan saat harus dibawa ke Psikiater tahun 2010 dulu, setiap Psikiaternya tanya tentang kehidupan gua dan apa yang gua rasa dalam keseharian gua saat itu, gua cuman bisa ingat dan jawab tentang masalah yang gue hadapin, kenangan jelek di masa kecil sampai remaja. Dan menjawab soal perasaan yang gua rasain, gue lebih sering bilang ke Psikiater bahwa kehidupan gua saat itu terasa biasa-biasa aja dan gak ada yang wah, sedih maupun senang.

Hanya gua punya ketakutan dan merasa bersalah dalam diri gua bahwa gua punya dosa yang gue pikir itu merupakan dosa terbesar dalam hidup gua. Yakni karena pernah main warnet dulu dan keranjingan main game, di warnet itu gua mengenal yang namanya konten pornografi sampai akhirnya gua ketagihan lihat dan melakukan apa yang disebut sebagai onani. Dan setiap selesai onani tersebut gua merasa berdosa banget sama Tuhan. Dan itulah yang menjadi ketakutan terbesar gua sebenarnya.

Sampai ketika konsultasi dengan Ibu dokter Psikiater pertama yang menangani kasus trauma gua karena kasus yang dialamin Papa saya. Gue sharing ke dia tentang ketakutan terbesar gue tersebut, dan memohon agar dirahasiakan dari orangtua maupun orang lain. Dan dokter gue itu mengiyakan, mendengar curhatan gua dan penjelasan gua tentang walau gua ketagihan nonton konten 18+ tersebut, sama teman-teman sekolah perempuan gua dan gadis yang gua suka dulu, meski gua nonton konten 18+, gua gak pernah ada rasa nafsu atau berpikiran jorok sama sekali terhadap rekan sekolah perempuan maupun gadis yang gua suka di sekolah gue tersebut.

Dan dokter Psikiater gue tersebut pun memahami apa yang gua alamin dan menjelaskan serta memberi solusi terbaik buat gue. Berkat hal tersebut pun gue jadi merasa jauh lebih lega dan akhirnya gak lagi memendam rahasia tersebut sendirian.

Sampai ketika kondisi gue jauh lebih membaik, gue pun berkata pada dokter Psikiater gue bahwa apa yang pernah jujur kuceritakan tentang hal paling memalukan, paling gue takutin tentang hal gak baik yang gue lakuin dan yang sangat gue rahasiakan dan gak mau semua orang tahu saat itu, saya katakan ke dokter bahwa boleh dia beritahu ke orangtuaku ataupun ke dokter lain bila dia ingin ceritakan curhatanku tersebut. Intinya gue udah lebih lega dengan keadaan gua dan bisa menerimanya dengan lapang dada dan jauh lebih baik lah.

Terimakasih Dokter Lena.

Setelah melewati momen tersebut dan saya semakin bertumbuh dewasa, banyak hal lain juga yang terjadi.

Dan sebagai lelaki normal, ketika semakin beranjak dewasa dan mendengar, membaca ataupun melihat hal yang sexy atau konten 18+ tersebut, saya ya ada perasaan yang kata kasarnya "jadi nafsu dengan hal tersebut". Ku pikir masih normal lah walau tetap harus dikontrol.

Kembali lagi tentang malam ini dimana gue mencoba mengingat masa lalu gue dan bisa kembali ku ingat dengan jauh lebih jelas, berbeda ketika masih mengkonsumsi obat Skizofrenia. Nah, gue jadi bisa ingat banyak pengalaman menarik dalam hidup gue dulu. Dan itu banyak hal menarik sebenarnya. Khususnya gua mencoba mengingat masa-masa kecil gua yang indah, dan ternyata ada banyak kenangan indah yang akhirnya bisa gue inget lagi dengan jauh lebih jelas dari sebelumnya.

Dan gue seneng banget karena hal tersebut, sampai pada malam ini gue gak bisa tidur dan terus mencoba mengingat kembali masa-masa menarik gue di masa lalu sampai sekarang. Khususnya masa indah ketika masih kecil.

Dulu pas trauma dan depresi gue jadi mikirnya banyak hal negatif bahwa gua gak bahagia dan kenangan gue pada masa kecil sampai remaja itu banyak hal buruk yang terjadi. Hanya satu kenangan indah yang bisa gue ingat dengan berusaha keras. Dimana kenangan bahagia tersebut ketika dulu pas di Desa Boyong Atas, di rumahku di sana. Gue ingat ketika terbangun di pagi hari ada Mama dan Papaku di sampingku masih tertidur dan gue tidur di tengah-tengah mereka, lalu suasananya ada cahaya matahari pagi yang baru menyinari ruangan tempat tidur kami. Saat itu gue bisa ingat dengan jelas bahwa gue senang dan nyaman sekali dengan situasi tersebut dan merasa begitu disayangi oleh kedua parentku. Indah sekali dan menenangkan hati ketika mengingat kenangan tersebut bahkan sampai sekarang.

Nah, saat saya depresi dulu, mencoba mengingat dan memikirkan hal yang membahagiakan, hanya satu kenangan itu yang bisa saya ingat. Lainnya problem dan problem.

Dan malam ini ketika saya jauh lebih sehat dalam kondisi mental dan psikis, meski belum bisa terlelap. Akhirnya saya bisa mengingat kembali banyak kenangan indahku di masa lalu lagi, khususnya ketika masih kanak-kanak.

Puji Tuhan terimakasih dengan memori yang kembali ini, dan bisa berpikir positif.

Huft... Akhirnya selesai curhatanku.

Selamat subuh Indonesia.

Shalom.

#uneguneg #curhat #jujur

Tidak ada komentar:

Quotes Holy Bible

Matius 6:33 -- "Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu." -- Lembaga Alkitab Indonesia (TB) Terjemahan Baru.

Youtube