.::| Prasetyo Peuru Henry Putra | @prasetyopeuru | prasetyopeuru@gmail.com | +6281287553107 | Indonesia | prasetyopeuru.tumblr.com | tabloidjejak.com | prasetyopeuru.com(coming soon) | @tyopeuru.thelevelman.or.id | Family: Peuru Modaso - Kawung Kumolontang | Mia Mori Kawanua | Single but happy and calm! | Haleluya | Tuhan YESUS adalah Tuhanku untuk selama-lamanya. Amen. | Dalam nama Yesus terpujilah nama-MU Tuhan YME. Amin. | Praise The LORD Above all names Lord JESUS Christ. Hallelujah! by Mr. POPUHYPAZ. (Tyo) | Times Young Organization. #JESUSINSIDE #JESUSFIRST then #youallguys! Haleluya! Thanks Yesusku :) |::.

Total Tayangan Halaman

Followers

Instagram

Flag Counter

free counters

Unggulan

Best of Jesus

Best of Jesus Dibuat oleh Prasetyo Peuru Henry Putra. Hal yang paling kusukai dari Tuhan Yesus ketika masih di dunia dan naik ke ...

Kamis, 11 April 2019

BnL Chapter 7: Pertandingan Dimulai

Hari ini hari senin, dua hari lagi adalah pertandingan tim NBC melawan tim Semesta dari Malaysia. Tyo dan Damar menjemput Ratna dan Jehan di sekolahnya, mereka bersama-sama menuju ke tempat latihan. Jehan ikut karena ingin menyaksikan mereka berlatih, terutama untuk menyaksikan Damar kini. Untunglah Jehan masih bisa sempat menyaksikan latihan mereka, karena ini merupakan latihan terakhir mereka.

"Teman-teman.. perkenalkan pacarku. Dia ingin menyaksikan latihan kita. Namanya Jehan, dia sahabatnya Ratna. Kami baru saja jadian sabtu kemarin." Ucap Damar bersemangat.

"Wah.. selamat ya Damar. Pacarmu manis sekali" Ungkap teman-teman setim.

"Hah?! Kau sudah punya pacar? Bagaimana bisa? Cepat se-..." ucapan Bima langsung dihentikan Damar.

"Tak usah kaget begitu. Ini sudah menjadi takdirku Bima. Sebaiknya kau juga buru-buru cari pacar juga. Oke. Tee hee~" Damar berkata sambil menunjukkan isyarat agar Bima tak membahas masalah mereka tentang Ratna lagi.

Setelah semuanya berkenalan dengan Jehan...

"Ya, baiklah. Teman-teman.. Ayo kita mulai latihan hari ini!" Ucap Tyo.

"Jehan.. sebelah sini!" Ratna mengajak Jehan duduk menyaksikan latihan di sampingnya.

"Jehan kau di tengah saja, aku ingin mengobrol sebentar denganmu.. Boleh ya? :)" Liana mengajak Jehan berbicara.

"Baiklah.." Jehan mengiyakan.

"Teman-teman, aku mau pergi menemui pelatih dulu ya" Rina pergi sebentar.

"Iya.." ucap Ratna, Jehan dan Liana.

Liana dan Jehan pun berbicara panjang lebar tentang hubungan Jehan dan Damar, juga tentang persahabatannya dengan Ratna. Ratna ikut menceritakan tentang pershabatan mereka. Kemudian mereka memperhatikan latihan para pemain dan membahas permainan mereka. Karena hal itu mereka mulai membahas para pemain dengan tidak objektif lagi dan malah membahas tentang kelebihan pacar mereka masing-masing. Liana yang terus-terusan membanggakan Moris, Jehan yang terus memuji Damar, dan Ratna yang juga membanggakan kehebatan Tyo, tak mau kalah Rina yang ikut nimbrung dan mengucapkan kelebihan-kelebihan yang dimiliki Adam setelah kembali dari tempat pelatih. Setelah itu mereka pun akhirnya tertawa bersama-sama karena malah jadi tidak fokus dengan latihannya.

Para pemain terhenti sebentar karena bingung dengan tingkah para gadis yang tiba-tiba tertawa serentak. Latihan pun selesai dengan kekompakan yang luar biasa, mereka sudah siap untuk pertandingan melawan tim Semesta. Besok sore jam 3, mereka akan kembali lagi berkumpul untuk pembahasan tentang strategy dan penyusunan pemain sebelum hari H, yaitu hari Rabu.

Sore ini Pelatih Michael membahas strategy agar lebih matang lagi untuk para pemain. Dengan begini telah terpilih untuk pemain starter kapten Tyo (PG), Nilo (PF), Semara (C), Bima (SG) dan Moris (SF). Tyo akan berhadapan dengan kapten lawan Nara, Semara berhadapan dengan Moeda, Nilo berhadapan dengan Amar, Bima berhadapan dengan Benny, dan Moris berhadapan dengan Cokro. Sekitar 2 jam membahas untuk pertandingan besok, rapat pun selesai. Jehan sudah menunggu daritadi di luar. Sebenarnya Jehan boleh saja ikut masuk ke dalam, tapi dia menolak dan berkata untuk menunggu di luar saja.

"Maaf ya membuatmu menunggu kami lama." Ucap Ratna tak enak namun tetap memahami temannya.

"Jehan.. harusnya kau di dalam saja. Pasti kau bosan di sini sendiri. Maaf ya" Damar.

"Gak pa-pa kok. Um.. kalihan sudah selesai rapat kan? Bagaimana kalo sekarang kita pergi makan-makan?" Jehan langsung mengajak mereka pergi makan.

"Itu ide yang bagus, ayo kita pergi makan bersama.." Ratna setuju sambil menarik lengan Tyo.

"Baiklah" Tyo setuju.

"Oke.." Damar juga setuju *cepet banget move on nya :v*.

"Wah.. kalian mau makan bareng ya? Kita ikut ya?" Liana meminta bergabung sambil mengajak pacarnya Moris dan sahabatnya Nilo untuk ikut bersama.

"Kami juga ikut ..." yang lainnya.

Akhirnya sore ini mereka pergi makan bersama, seluruh tim NBC bersama Jehan. Tak terkecuali pak pelatih juga ikut bersama. Hari itu mereka tampak begitu bergembira, beban untuk permainan besok pun terasa lenyap.

Skip.

Hari H pun tiba, pertandingan tim NBC vs tim Semesta akan dimulai pada jam 4 sore.

"Ratna hari ini kita pasti akan menang!" Tyo yakin.

"Iya.." Ratna mengiyakan.

"Disaat kemenangan tim kita teraih, aku akan memberikanmu hadiah yang special di depan umum!" ucap Tyo.

"Apa itu Tyo?" tanya Ratna.

"Kau akan tau nanti! :)" jawab Tyo.

Ratna tambah penasaran.

Pertandingan pun segera dimulai. Sedang Jehan berada di bangku penonton di belakang tim NBC. Jehan berteriak memanggil Damar dan melambaikan tangannya. Damar yang mendengarnya berbalik melihat dan membalas lambaian tangan Jehan. Para penonton terutama para fans perempuan yang mendukung Damar, menatap heran ke arah mereka berdua. Tentunya para fans perempuan tersebut tampak jealous terhadap Jehan.

Kedua tim telah berdiri di lapangan dan saling memberi salam. Semara dan Moeda bersiap untuk melompat memperebutkan bola. Bola berhasil direbut oleh Semara dan ditangkap oleh Tyo. Tyo memberikan kode agar rekan setimnya siap diposisi mereka masing-masing sesuai dengan formasi yang telah direncanakan. Nara mencoba menghadang Tyo, Tyo segera mengoper bola ke Moris yang tidak dijaga. Moris langsung melakukan Phantom Shot, skor 2-0 untuk tim NBC. Awal permainan tim NBC berhasil mengungguli keadaan, skor quarter pertama 20-16.

Di quarter ke dua para pemain tim Semesta mulai serius, terutama Moeda. Dia berhasil melewati Nilo yang tercepat dan berhasil mengalahkan Semara yang terkuat dengan dunknya. Moeda berkata dengan sombong dan meremehkan mereka. Nilo dan Semara tampak kesal meski tak begitu mengerti dengan ucapannya. Shoot Tyo bahkan berhasil di block dan langsung melakukan serangan balik dengan melakukan teknik Windmilk Dunk.

Melihat alur permainan yang mulai memburuk, pelatih Michael langsung melakukan time out, skor sementara 24-33 Semesta memimpin. Pelatih melakukan pergantian pemain, Tyo, Semara dan Bima keluar, digantikan dengan Iman, Rahmad dan Damar. Sekarang Moris diminta berhadapan dengan Nara, Rahmad dan Nilo menjaga Moeda, Damar berhadapan dengan Amar, Iman berhadapan dengan Benny, dan Cokro dibiarkan namun tetap diawasi oleh Iman.

Pertandingan-pun dilanjutkan, Moeda memegang bola mengarah ke arah Damar, Damar mencoba menahan namun berhasil dilewati. Saat berada dekat under ring, Moeda mencoba untuk melakukan dunk. Namun dengan sigap Rahmad segera mencoba untuk memblock Moeda. Moeda sempat kaget dengan lompatan Rahmad yang sama tinggi dengannya, akan tetapi itu masih belum cukup untuk menghentikan Moeda. Disaat itu Nilo datang dan ikut membantu memblock Moeda, Double Team! Dunk Moeda berhasil digagalkan. Bola diambil Iman dan segera dilempar ke tempat lawan. Tim Semesta tertawa karena tak ada seorangpun di sana. Tiba-tiba muncul Moris yang siap menerima bola, bola segera dibawa menuju ring lawan.

"Inilah serangan balik kami!" ucap Moris sambil melakukan lane up.

Bola berhasil masuk. Pertandingan mulai memanas, sedikit demi sedikit tim NBC mulai mengejar skor tim Semesta. Akan tetapi diselisih angka yang mulai menipis 43-45 dan quarter ke dua yang hampir berakhir, tim Semesta meminta time out. Dan kini mata para pemain Semesta terlihat lebih memanas, terutama untuk kapten mereka Nara.

"Kalian pikir bisa mengalahkan kami?" ucap Nara saat menghadang Moris.

Moris melakukan Vanishing Drive, Nara dengan sigap segera menyusul Moris dan merebut bola dari tangan Moris. Nara melakukan serangan balik. Rahmad dan Nilo segera berlari menyusul untuk menghadang Nara.

Dengan tatapan seriusnya, "Rasakan ini!!" Nara melakukan drible dewanya di depan Nilo dan Rahmad. Nilo dan Rahmad dibuat tak berkutik menghadapi Nara. Moris, Damar dan Iman segera menghampiri mencoba untuk membantu pertahanan. Moris coba melakukan Steal, akan tetapi kecepatan drible Nara membuat hal tersebut gagal dilakukan. Nara membuat semua pemain NBC di lapangan tak berkutik. Puas dengan hal tersebut dan melihat waktu quarter dua yang sudah mau berakhir, Nara lalu mengakhirinya dengan keluar area 2 point dan segera melakukan shoot 3 point dengan santainya sebagai tanda kemenangan juga penghinaannya terhadap tim NBC. Skor quarter ke dua berakhir dengan keunggulan Semesta, 43-48.

Ratna memberikan masukan kepada pelatih Michael untuk mengganti Nilo, Rahmad, dan Damar. Rina sependapat dengan Ratna. Pak Pelatihpun menyetujui masukan tersebut. Mereka kemudian digantikan oleh Tyo, Semara dan Ranu. Tyo dan Semara tampak lebih siap setelah mengamati pergerakan lawan dan mendapat informasi dari Liana dan Rina. Ranu juga sudah siap dengan pengarahan dari pak pelatih Michael.

Quarter ke tiga dimulai.

"Majulah Smash-ta!!" teriak Ranu. Maksudnya adalah plesetan dari nama tim Semesta.

Tim Semesta tampak facepalm semua mendengar teriakan dari Ranu. Hal tersebut membuat keseriusan dan emosi tim Semesta yang tadinya begitu meluap-luap jadi lebih menurun. Rekan setim Ranu juga merasakan hal yang sama, namun mereka tampak lebih terbiasa karena sudah sering mendengar lelucon Ranu. Kecuali dengan Erick yang sedari tadi ngakak sehabis-habisnya mendengar ungkapan dari Ranu.

"Seperti biasanya Ranu begitu konyol dengan guyonannya. Namun hal ini justru membawa dampak yang bagus." ungkap Ratna.

"Kau benar" disusul ucapan setuju dari Pak Pelatih dan para manajer.

Tyo mendrible bola ke depan, rekan setim telah bersiap di tempat. Nara meremehkan Tyo. Dengan cepat Tyo melakukan Angkle Break dan Nara berhasil jatuh karena kehilangan keseimbangan. Moeda segera menghadang Tyo, Nara juga segera bangkit untuk mengejar Tyo. Namun sesuai perkiraan Tyo, bola tersebut langsung di oper ke Semara yang telah bersiap di area under ring tanpa penjagaan lawan. Dunk!! NBC sukses mencetak angka pertama di awal quarter ke tiga.

Kini pertandingan mulai sengit, Nara menunjukkan taringnya. Bagaimana Tyo dan kawan-kawan mengahadapi teknik drible dan penguasaan bola yang begitu cepat, akurat, serta indah seperti sihir milik Nara? Nara pun maju. Sesuai pengamatan Tyo dan informasi dari para manajer juga pelatih, Tyo mulai mengerti dengan gaya bermain Nara dan bagaimana cara mengatasinya. Tibalah saat dimana Nara berhadapan langsung lagi dengan Tyo secara serius.

Nara memulai gerakannya, namun dengan 'Mata Dewa' Tyo, Tyo segera mendesak sambil melakukan Angkle Break Defence dan dengan cepatnya segera men-steal bola kemudian berlari secepat kilat ke ring lawan lalu melakukan lay up. Sontak saat itu Nara begitu tercengang karena salah satu teknik andalannya berhasil dipatahkan, ditambah Angkle Break Defence milik Tyo berhasil membuatnya terjatuh dan jelas itu membuatnya tak bisa berkata-kata sombong lagi.

Efek tersebut sungguh membuat permainan tim Semesta jadi kacau. Bagaimana tidak, pertarungan antar kapten dan tentang harga diri tersebut, Tyo berhasil menghancurkan keangkuhan seorang Nara yang berdampak pada rekan setimnya. Permainanpun kembali dikuasai tim NBC, tim NBC sedang berada di atas angin. Time Out!! Tim Semesta meminta time out.

Apakah yang akan segera muncul setelah time out selesai? Sesuatu yang menarik telah menanti!

Pergantian pemain dari tim Semesta. Cokro diganti dengan seorang pemain keturunan Amerika-Malaysia, Ayahnya orang Amerika yang telah berkewarganegaraan Malaysia dan Ibunya tentunya adalah orang Malaysia asli. Pemain tersebut namanya adalah ....

'Chris'!.

Tim NBC tercengang. Mereka tak mempunyai informasi sedikitpun tentang orang tersebut.

"Dari pengamatanku, statistik karakteristik tubuhnya menunjukkan sesuatu yang luar biasa. Memang berbeda dengan Moeda yang mempunyai tubuh karunia Tuhan tersebut, juga dengan Nara, akan tetapi aku bisa memastikan dia memiliki sesuatu yang tersembunyi dan luar biasa." Ungkap Rina.

Pelatih menatap anaknya Rina serius, juga para manajer dan para pemain cadangan NBC. Apakah yang akan terjadi di pertengahan quarter ke tiga ini? Permainan pun dilanjutkan. Bola dibawa oleh Tyo, Nara kembali menghadapi Tyo. Tyo tampak akan kembali menggunakan Angkle Break, akan tetapi Nara segera mundur ke belakang sesaat sebelum Tyo membuat Nara terjatuh dengan Angkle Break milik Tyo.

Teknik Tyo berhasil dipatahkan sesuai perkiraan dari Chris kepada kapten mereka Nara. Dengan cepat Nara mencoba merebut bola dari Tyo namun dengan sigapnya Tyo segera mengoper bola tersebut ke arah rekan setimnya Ranu. Akan tetapi.., ternyata di sana ada Chris yang bersiap mensteal bola operannya Tyo. Bola berhasil direbut, Chris langsung berlari ke depan menuju ring dari tim NBC.

Semara dengan kecepatan penuh kemudian menyusul Chris dan mencoba untuk menghalanginya. Sayangnya percuma, pertahanan Semara yang begitu ketat dengan mudahnya dibobol. Bahkan Chris berhasil mengolongi Semara yang membuat rekan setimnya tambah bersemangat, Chris berhasil menjadi pemicu dimomen penting tersebut yang nantinya akan membuat tim Semesta kembali sulit untuk dikalahkan.

Meski pertahannya berhasil dilewati, Semara tetap mencoba kembali mengejar Chris yang akan melakukan Dunk. Semara mengeluarkan semua kemampuannya untuk memblock lawan dari arah belakang. Akan tetapi sekali lagi, dengan kegesitan Chris dia membuat putaran menghindar di udara dan melakukan Dunk dengan badan terbalik.

Tim NBC yang tadinya telah memimpin kembali, kini mendapat ancaman baru dari serangan Chris barusan. Kini tim Semesta mulai kembali mengejar ketertinggalan beberapa angka dari tim NBC dan akan mulai melewati dengan cepat apabila tak diambil tindakan secepatnya. Melihat hal tersebut akhirnya pelatih kembali meminta time out.

Pelatih Michael kembali membongkar penyusunan pemain dengan mencadangkan Ranu, Semara, Iman dan Moris, diganti dengan Bima, Erick, Adam dan Rahmad. Hal itu dilakukan setelah melihat kemampuan Chris yang begitu hebat dan unik, dimulai dari pengamatan dan pembacaan situasi yang akurat, kelincahan dan kegesitan yang luar biasa, kecepatan yang menurut Rina belum dikeluarkan semuanya, penguasaan bola yang ter-asah dengan sempurna seperti pemain pro dan ketamvanan yang membuat para gadis-gadis meleleh dan berpaling.

Permainan dilanjutkan kembali dengan skor yang masih menunjukkan angka 74-70. Akankah pergantian pemain secara berlebihan ini akan menunjukkan hasilnya? Bisakah NBC menjaga keunggulannya atau meninggalkan jauh skor dari tim Semesta? Atau malah sebaliknya, tim Semesta menunjukkan kehebatan mereka dan menghancurkan permainan NBC meski dengan pergantian pemain sebanyak itu?

Nara membawa bola maju ke depan ke arah pertahanan lawan, rekannya sudah berdiri di tempat strategis mereka masing-masing. Chris dijaga ketat oleh Bima. Rahmad menjaga Moeda, Erick menjaga Amar, dan Adam menjaga Benny. Kini Nara berhadapan kembali dengan Tyo, namun tanpa keraguan dan kekhawatiran sama sekali, Nara tampak percaya diri dan melaju cepat!

***    

Baca Full: Basketball and Love
Link: https://www.peuru.com/p/bl.html

Tidak ada komentar:

Quotes Holy Bible

Matius 6:33 -- "Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu." -- Lembaga Alkitab Indonesia (TB) Terjemahan Baru.

Youtube