.::| Prasetyo Peuru Henry Putra | @peuru.id | prasetyopeuru@gmail.com | +6281287553107 | Indonesia Raja | tabloidjejak.com | prasetyopeuru.com | Family: Peuru Modaso - Kawung Kumolontang | Mia Mori Kawanua | Single but happy and calm! | Haleluya! | Tuhan YESUS adalah Tuhanku untuk selama-lamanya. Amen. | Dalam nama Yesus terpujilah nama-MU Tuhan YME. Amin. | Praise The LORD Above all names Lord JESUS Christ. Hallelujah! by Mr. POPUHYPAZ. (Tyo) | Times Young Organization. #JESUSINSIDE #JESUSFIRST then #youallguys! Haleluya! Thanks My Jesus :) |::.

Total Tayangan Halaman

Followers

Instagram

Flag Counter

free counters

Unggulan

Best of Jesus

Best of Jesus Dibuat oleh Prasetyo Peuru Henry Putra. Hal yang paling kusukai dari Tuhan Yesus ketika masih di dunia dan naik ke ...

Kamis, 11 April 2019

BnL Chapter 4: Pernyataan Cinta

"Biarkan aku memelukmu sebentar saja Ratna" Bima memohon.

Wajah Ratna memerah, jantungnya berdebar kencang, "Bima...?" Ucap Ratna pelan.

Bima memeluk Ratna erat. Setelah sekian lama, "Ratna, sebenarnya aku menyukaimu. Aku sungguh menyukaimu. Maukah kau menjadi kekasihku?"

Ratna melepas pelukan Bima dan berbalik menghadapnya, "Bima.. jujur aku senang mendengar pernyataan cintamu, hanya saja sekarang aku belum siap. Tolong beri aku waktu untuk memikirkan semua ini"

"Baiklah, aku akan menunggu sampai kau benar-benar siap untuk menjawab pernyataan cintaku. Terima kasih Ratna. Aku pulang sekarang, sampai jumpa hari senin." ucap Bima sambil tersenyum tipis.

"Sampai jumpa. Hati-hati di jalan" jawab Ratna pelan.

Ratna pun masuk ke dalam rumah.

Skip

Hari ini hari minggu, Ratna memutuskan untuk pergi ke toko buku membeli beberapa buku. Hapenya berdering, Damar menelepon. Ratna pun mengangkat teleponnya.

"Halo, ada apa Damar?"

"Ratna apa kau ada waktu sekarang? Kau lagi dimana?"

"Aku lagi di bus menuju ke toko buku. Tapi sepertinya aku bisa bertemu denganmu, memangnya ada urusan apa?"

"Ada yang mau ku bicarakan denganmu. Kalau begitu aku akan menemuimu di sana. Lokasi toko bukunya dimana Ratna?"

"Di toko buku Kaya Ilmu."

"Baiklah aku segera ke sana."

Skip

Damar tiba duluan di depan toko buku Kaya Ilmu, selang beberapa waktu Ratna pun tiba. Damar menemani Ratna belanja beberapa buku. Damar juga sempat menunjukan majalah yang ada sampul foto dirinya ke Ratna dan membelikannya untuk disimpan Ratna. Saat mau membayar semua buku yang ingin dibeli Ratna, Damar segera mengeluarkan uangnya dan membayar semua buku belian Ratna.

"Jangan.., biar ku pakai uangku sendiri Damar"

"Tidak pa-pa Ratna. Hari ini aku akan menservicemu!" Ucap Damar.

"Eh?!"

"Bagaimana kalau setelah ini kita pergi makan siang?"

Skip

"Bagaimana makanannya? Enak?"

"Iya, rasanya sangat enak"

"Syukurlah. Ini adalah restoran favoritku sejak aku SMP!"

"Oh~"

Damar dan Ratna makan sambil mengobrol. Usai itu...

"Ratna setelah ini, aku mau mengajakmu ke taman bermain yang kalian kunjungi kemarin. Kemarin aku sungguh ingin pergi bersama kalian, terutama denganmu. Walaupun jujur aku memang takut hantu. Tapi izinkanlah setelah ini kita pergi ke taman bermain Ucok Baba bersamamu, tentunya tak usah ke rumah hantu. Temani aku ya Ratna" ucap Damar memohon.

"Baiklah setelah ini kita ke taman bermain, namun setelah itu aku ingin segera pulang."

"Makasih Ratna"

Mereka pun menuju ke taman bermain menggunakan mobil Damar. Setibanya di taman bermain Damar segera menarik tangan Ratna mengunjungi setiap arena permainan yang ada, mereka tertawa bersama, bergembira bersama. Tak terasa beberapa jam sudah mereka lewati. Sebelum pulang Damar mengajak Ratna untuk menaiki bianglala sebagai acara penutup pertemuan mereka hari ini. Mereka pun menaiki bianglala.

"Ratna sebelum kita pulang dari tempat ini, aku ingin mengatakan tentang sesuatu hal yang penting."

"Apa itu?"

"Aku ingin mengatakan bahwa... aku mencintaimu!"

Deg

"Maukah kau menjadi kekasihku?"

Ratna tak bisa berkata apa-apa, wajahnya memerah. Damar adalah orang kedua yang menembaknya saat ini. Ratna menunduk menutupi rona merah wajahnya sekaligus berpikir apa yang harus dikatakan karena dia masih bingung dengan perasaannya.

Damar mendekatkan wajahnya ke wajah Ratna hendak menciumnya.

.

.

Brukkk!!

Damar terdorong ke belakang oleh Ratna.

"Maafkan aku Damar, tapi untuk sekarang aku belum siap. Aku masih bingung dengan perasaanku, aku memang tertarik padamu. Namun untuk saat ini beri aku waktu berpikir untuk memberi jawaban atas pernyataan cintamu dan tolong jangan sekali-kali mencoba menciumku. Aku hanya ingin ciuman pertamaku dengan seseorang yang sudah menjadi pacarku yang benar-benar aku cintai!"

Damar mengatur posisi duduknya kembali dan menjaga jarak dengan Ratna.

"Maafkan aku Ratna, aku terlalu terbawa perasaan. Baiklah akan ku tunggu sampai kau menjawab pernyataan cintaku."

"Terima kasih atas pengertianmu Damar"

Sunset bersinar indah ke arah mereka berdua.

"Lihat Damar-kun sunsetnya terlihat benar-benar indah! Woahh..." Ratna terlihat kagum akan pesona matahari yang akan terbenam di sore hari.

"Iya Ratna, benar-benar indah. Ayo kita ambil gambar berdua!"

"Baik"

Cekrek

Cekrek

Cekrek

"Lihat hasilnya, wah bagusnya. Untung kau bawa kamera yang bisa menangkap gambar dengan jelas" seru Ratna.

"Iya senangnya"

"Ku pikir hasilnya akan gelap karena cahaya mataharinya, ternyata tidak" Ratna tampak senang.

Skip

Ratna pun diantar pulang oleh Damar.

Keesokan harinya. Sepulang sekolah mereka berkumpul untuk latihan.

Hari ini latihan berjalan seperti biasa, hanya tampak perbedaan sikap yang tak biasa antara Ratna, Bima dan Damar. Saat sedang keluar menuju toilet dan setelah Ratna baru saja keluar toilet, tangannya ditarik oleh Tyo. Tyo membawanya ke suatu tempat, hanya mereka berdua.

"Ratna apa yang terjadi antara kau, Bima, dan Damar?"

"Tak terjadi apa-apa, semua sama seperti biasanya"

"Kau tidak bisa membohongi mataku Ratna. Tolong jujurlah padaku." Tyo memohon dengan tegas.

"Mereka memintaku untuk menjadi kekasih mereka!" tegas Ratna.

"Lalu kau jawab apa?"

"Aku belum bisa menjawabnya, aku butuh waktu"

"Baiklah. Sebelum kau menerima salah satu dari mereka berdua. Aku akan ikut menyatakan perasaanku. Aku mencintaimu... Ratna jadilah kekasihku!!" ucap Akasih tegas.

"Maaf Tyo-kun, aku memang mempunyai perasaan khusus terhadapmu. Namun aku tak suka cara kau menyatakan cintamu, lagipula aku masih belum siap. Aku butuh waktu untuk menentukan siapa yang akan menjadi kekasih yang benar-benar aku cintai."

"Aku mengerti. Aku.. aku hanya tak ingin kau menjadi kekasih orang lain dan bukan aku. Ku harap kau mengerti dengan sikapku ini."

"Tyo..."

Tiba-tiba Damar dan Bima datang. Mereka (Tyo, Bima dan Damar) saling bertatap-tatapan.

***    

Baca Full: Basketball and Love
Link: https://www.peuru.com/p/bl.html

Tidak ada komentar:

Quotes Holy Bible

Matius 6:33 -- "Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu." -- Lembaga Alkitab Indonesia (TB) Terjemahan Baru.

Youtube

Kakakku :) Punyanya Kak Nandus

Kakakku :) Punyanya Kak Nandus

Pria dalamTuhan YME

Pria dalamTuhan YME
My Fam