.::| Prasetyo Peuru Henry Putra | @peuru.id | prasetyopeuru@gmail.com | +6281287553107 | Indonesia Raja | tabloidjejak.com | prasetyopeuru.com | Family: Peuru Modaso - Kawung Kumolontang | Mia Mori Kawanua | Single but happy and calm! | Haleluya! | Tuhan YESUS adalah Tuhanku untuk selama-lamanya. Amen. | Dalam nama Yesus terpujilah nama-MU Tuhan YME. Amin. | Praise The LORD Above all names Lord JESUS Christ. Hallelujah! by Mr. POPUHYPAZ. (Tyo) | Times Young Organization. #JESUSINSIDE #JESUSFIRST then #youallguys! Haleluya! Thanks My Jesus :) |::.

Total Tayangan Halaman

Followers

Instagram

Flag Counter

free counters

Unggulan

Best of Jesus

Best of Jesus Dibuat oleh Prasetyo Peuru Henry Putra. Hal yang paling kusukai dari Tuhan Yesus ketika masih di dunia dan naik ke ...

Minggu, 28 Februari 2016

Prasetyo Peuru HP. Diary 22, 29 February 2016

Hari ini sama seperti hari-hari biasanya. Belum ada yang wah. Tapi entah kenapa hati terasa nyaman dan suka cita.
Nanti mau baca Alkitab sama berdoa syafaat. Bukan bermaksud mengumbar. Tapi bersyukur pada Tuhan Allah itu luar biasa nikmatnya. Amin ^^

Sabtu, 27 Februari 2016

Prasetyo Peuru HP. Diary 21, 28 February 2016

Pagi berdoa, minum obat plus tanya teman dimana lokasi area reunian nanti yang mulainya jam 10 AM WIB.
Sekarang baru mau mulai mandi dulu pukul 08:04 AM WIB.

Sudah di mobil dalam perjalanan menuju Taman Wisata Situ Gintung, semoga tidak nyasar dan terlambat. Amin.

Seharian yang lain pada datang terlambat, tapi seru juga bisa ketemu sahabat karib yang namanya Nelwan Adam. Seru juga sama teman-teman yang lain dan saya lupa namanya banyak teman, ingat mukanya saja. Hoho...

Main games tim saya dapat celana dalam hadiahnya, wkwkwk. Trus dapet hadiah doorprize ntar dari Guzti Rahmad sobat yang jago WPAP di kasih gambar WPAP sama figuranya. Nice :)

Seharian yang memorable lah, meski sobat yang satu lagi begitu cuek inisialnya L.O. Anyway thanks guys MultiMedia 13. Thanks God.

Jumat, 26 Februari 2016

Prasetyo Peuru HP. Diary 20, 27 February 2016

Pagi ini datang ke Bijac acara anime begitulah, sekarang lagi antri bersama Ayub. Ayub yang mengajakku kemarin.

Sekarang pukul 11:24 AM WIB duduk nyantai setelah berkeliling sejenak.

Kemudian ikut masuk maid caffe mesti jajan 50k baru bisa masuk.

Tapi syukur juga sebelum itu bisa kenalan sama Bule manis namanya Nuri, dari Facebooknya dia tertera merupakan guru bahasa Mandari. Hebat.

Foto-foto sama sebagian cosplayer, trus akhirnya setelah udahan pulang pesan taxi menggunakan jasa grab taxi.
Setelah patungan bayar taxi, Ayub tiba di rumah dan saya lanjut ke GBI Pray buat ibadah youth. Tak lupa seharian siang dan sore minum obat resep dari dokter.

Terima kasih Tuhan. Sempet beli topi Choper juga yang di One Piece.

Kamis, 25 Februari 2016

Syukur BagiMu

Terurai kata melodi harmoni dalam perasaan yang hangat
Jiwa ini menari dalam tarian kalbuh
Mengikis sepih sendiriku
Ku angkat hatiku, jiwa dan rohku,
Ku serahkan bagiMu sang penciptaku
Kau-lah segalanya takkan tergantikan oleh apapun jua
Torehan ini mengukuh jadi kuat
Dalam untaian kata
Syukur bagiMu

Prasetyo Peuru HP. Diary 19, 26 February 2016

Saat ini sendiri di rumah, Mama mengajakku ke Tanah Abang sebenarnya. Tapi saya tak mau alasannya agar tidak membuang ongkos biaya perjalanan. Jadi sekarang sepih sendiri di rumah. Yang perlu kulakukan adalah menulis dan berkarya.

Saat ini pukul 11:29 AM WIB, sesudah membaca sebagian tulisan lamaku kemudian mendengar sambil menyanyikan lagu. Setengah jam lagi minum obat resep dari dokter.

Rabu, 24 Februari 2016

Prasetyo Peuru HP. Diary 18, 25 February 2016

Pagi terbangun dengan lelah dan minum obat lagi diambilin Mama. Seandainya saya diijinkan bekerja, meski hanya sementara sampai Papa pulang, aku bisa menambah uang untuk keperluan sehari-hari. Meski begitu puji Tuhan, kami sekeluarga tetap terpelihara sampai sekarang. Burung di udara Tuhan pelihara maupun Bunga di taman Tuhan dandani. Terlebih kita umat manusia kesayangan-Nya.

Malamnya saya dan Mama pergi keluar ambil duit di ATM, sebelum tiba di ATM di Alfamart kita singgah di tempat makan mie. Saya makan mie ayam. Mama sendiri tidak dengan alasan sudah kenyang dari rumah. Sesudah cabut duit dan belanja sebagian, kami pun pulang dan saya langsung tidur setibanya karena sudah lelah sehabis minum obat tadinya.

Selasa, 23 Februari 2016

Prasetyo Peuru HP. Diary 17, 24 February 2016

Pagi yang terasa melelahkan, namun tetap bersyukur dalam doa dan kasih setia.

Hari ini terasa biasa namun tetap nyaman. Bersyukur untuk segala nikmat yang Tuhan berikan dalam hidupku.
Bantu ngepel, cuci piring. Sayang laptopku belum dibenarin, kalau sudah tancap gas berkarya.
Saat ini menulis cerpen dulu lewat smartphone. Nulis yang lebih simple.

Senin, 22 Februari 2016

Prasetyo Peuru HP. Diary 16, 23 February 2016

Hari ini menemani Mama ke Tanah Abang, mencari baju brokat.
Bolak-balik menyusuri pasar, akhirnya ketemu juga pada siangnya.

Terakhir menulis ini akhirnya tiba pulang juga di rumah jam 02:26 PM WIB.

Saat ini pukul 04:24 PM WIB. Rencananya mau basket, sampai di tempat basketnya malah turun hujan.
Saat hujan sedikit redah mereka (adikku Moris dan temannya) pun mulai bermain basket dan saya juga turut andil dalam permainan ini.

Minggu, 21 Februari 2016

Prasetyo Peuru HP. Diary 15, 22 February 2016

Pagi yang melelahkan, entah kenapa sudah beberapa hari tidur malam membuat jantungku atau dada bagian kiriku terasa sakit. Apa ini pengaruh obatnya?
Ya sudahlah, nanti kalau ketemu dokternya akan ku tanyakan lagi.

Sekitar jam 10an berbincang dengan Mama, kemudian Mama masuk kamar istirahat, aku sendiri di ruang tengah tetap asik dengan smartphoneku. Menulis ini sambil mendengarkan lagu dan sekarang pukul 11:55 AM.

Sudah jam 01:58 PM, terasa tenang di rumah, masih menunggu sampai Papa pulang. Kalau Papa sudah pulang, saya bisa langsung boleh bekerja dan fokus ke Tabloidnya Papa, Tabloid JEJaK.

Mama tadi bikin persiapan makanan Ayam Woku Belanga, aku bantuin Mama memotong bawang putih dan bawang merahnya. Itu dipesan oleh Tante Meyti yang di Gereja kami GBI Bethesda. By the way selain gereja di GBI Bethesda, aku juga Gereja di GBI Pray.

Sekarang sudah jam 05:35 PM WIB. Baru selesai makan sore. Perasaan hatiku saat ini, lumayan nyaman. Meski begitu aku harus terus bersyukur untuk segala kebaikan sang Pencipta Segalanya bagiku.

Sabtu, 20 Februari 2016

Prasetyo Peuru HP. Diary 14, 21 February 2016

Hari ini hari minggu, nanti ibadah di gerejanya sore saja. Memainkan smartphoneku mencari sesuatu yang menarik.

Ternyata ada kak Risa sama suaminya kak Ferdi datang dari kemarin malam. Saat menulis ini, kita sedang dalam perjalanan ke Pamulang Square.

Jumat, 19 Februari 2016

Prasetyo Peuru HP. Diary 13, 20 February 2016

Terbangun dipagi hari jam 7 makan gorengan dahulu baru minum obat, lalu mengecek nomor-nomor penting Papa dinomor yang kupakai sekarang, kartu punya Papa.
Kemarin mau ikut KTB malam, tapi karena obatnya jadi bikin ngantuk banget, jadinya batal deh. Padahal pengen ibadah KTB banget. Nanti ada ibadah Youth 4 Christ, semoga bisa ikutan dan tak sampai bikin kantuk. Pray and pray.

Sekarang sudah jam 05:35 PM WIB, menunggu adik pulang dari reuniannya dan saya ibadah youth ke GBI Pray.

Pukul 07:16 PM WIB, aku sudah siap sedia ke gereja ibadah youth tadinya, gara-gara adik sama Mama jadi batal ke gereja.

Kamis, 18 Februari 2016

Tyo & The Ten 9 to 0 Majesty Part 2

Dibawah Pelatihan Elit 14 Dan Mencari Elit 0

Saat ini Tyo berada dibawah pelatihan salah satu mantan lulusan elit no 14. Setiap Elit hanya diberi jabatan sampai 7 tahun lamanya. Master Fang itulah nama master Tyo yang sekarang. Berlatih bersamanya setidaknya membuat basic beladiri Tyo ter-asah dengan sangat baik. 1,5 tahun atau 2 tahun lagi baru pemilihan untuk 100 elit yang baru dan ke sepuluh Majesty.
Tyo berencana mengikuti turnamen pencarian 100 elit tahun depan. Merasa kemampuannya masih kurang, Tyo memutuskan untuk mencari elit 0! Apakah Tyo bisa menemukan elit 0 yang misterius, instingnya mengatakan bahwa dia akan bertemu elit 0. Namun kenyataan apakah yang akan ditemuinya dalam usahanya menemukan elit 0?

Tyo & The Ten 9 to 0 Majesty Part 1

Elit 0 dan Tyo

Ada suatu dongeng dalam 1 negeri tentang 10 orang Elit yang disebut Majesty. Para kesepuluh elit tersebut hanya menggunakan satu angka, dan yang terhebat di antara mereka semua adalah elit 0. Namun keberadaannya sangat tidak diketahui, sehingga banyak yang berkata elit 0 tidak ada dan hanya Mitos, elit 9-1 pun tak pernah menggubrisnya, karena elit 0 yang menginginkannya sendiri.

Namun dibalik itu semua ada seorang anak muda yang yakin bahwa elit 0 itu ada. Pemuda itu bernama Tyo, orang yang pernah diselamatkan elit 0 delapan tahun yang lalu. Kecepatan gerakan, penguasaan waktu dalam bertarung menggunakan tangan kosong melawan 250 orang sekaligus.
Tyo berhutang nyawa padanya, elit 0. Keberadaan elit 0 kini tak diketahui, hanya diketahui oleh elit 1-7.

Terlepas dari itu semua pergantian elit akan dimulai 1,5 tahun lagi. 1000 peserta dari seluruh negeri bersiap untuk turnamen menjadi bagian dalam 100 elit dan Majesty. Setelah elit 0 diganti, elit 0 akan bergabung menjadi Petua Grand Master yang melatih para calon elit-elit baru.
Usia Tyo baru 15 tahun sekarang, setelah kejadian pertemuannya dengan elit 0 pada masa lalu, Tyo bertekad untuk menjadi elit 0 selanjutnya.

To be Continued

Prasetyo Peuru HP. Diary 12, 19 February 2016

Hari ini aku akhirnya memakai kartu Simpati Mama untuk bisa internetan 1 bulan 8GB. Meski kata Mama pakainya buat sebulan saja, tapi sebenarnya aku ingin memakai kartu ini buatku, karena kartunya sering dapat bonus. Haha....
Sekarang sudah Siang pukul 00:51 PM WIB. Aku duduk di teras dengan Smartphoneku.
Mencoba membuat novel ringan melalui ponselku sekarang sudah pukul 02:00 PM WIB pas.

Rabu, 17 Februari 2016

Prasetyo Peuru HP. Diary 11, 18 February 2016

Pagi ini aku di rumah, Mama ke Wisma Slipi dan adik ke sekolahnya. Yang perlu ku lakukan hanyalah berkarya dan memberikan yang terbaik yang bisa ku lakukan. Semuanya bukan karena kuat dan hebatku, tapi karena kasih karunia Tuhan bagiku. Alleluya (Puji Tuhan Allah).

Hari ini di rumah sendirian dari pagi sampai sore, aku menunggu kepulangan Mama dan adikku Moris. Yang ku lakukan di rumah, makan dan mendengarkan radio. Tadinya tak ada internet, habis. Eh pas utak-atik kartu Simpati, karena sebelumnya internet makai 3, trus di Simpatinya dapat bonus internet, klik di *600*600# kalau tidak salah.

Bersyukur tadi dapat info menarik di time line buat paket Simpati 8GB seharga Rp.50.000, lebih irit.
Langkah pertama untuk mendapatkan paket internet murah adalah dengan cara mengetikan *550*790#, *550*473#, *550*912#, atau *550*890# di smartphone yang menggunakan provider Telkomsel.

Berlaku untuk nomor Telkomsel yang sudah berumur 3 tahun plus katanya. Pantas nomor baruku tak bisa, tapi pas dicoba dinomor Mama ternyata bisa.

Kemarin main basket bersama adikku dan teman-temannya, sayangnya hujan tiba-tiba turun pas lagi asik-asiknya. Pas redahnya kita main lagi tapi karena udah mulai gelap aku jadi bermain sangat jelek karena mataku minus dan tak pakai kacamata. Huft..

Selasa, 16 Februari 2016

Prasetyo Peuru HP. Diary 10, 17 February 2016

Pagi yang sunyi, Mama istirahat, Moris di sekolah. Tadi saya sudah minum obat jam 7-an. Sekarang aku hanya mengotak-atik handphoneku, mengisi kebosanan karena diminta untuk istirahat dulu. Seandainya laptopku tidak rusak, aku bisa berkarya lebih banyak. Menggunakan ponsel dari kemarin buat nulis suka merepotkan. Tapi tak apalah, bersyukur karena masih bisa berkarya dan menulis.

Hari ini terasa biasa, walaupun sebenarnya tergantung sudut pandang. Harusnya aku lebih mesti bersyukur. Bersabarlah Tyo kejayaanmu sudah di depan mata.

Yang bisa ku lakukan saat ini, menunggu, berkarya dan menikmati momen istirahatku.

Senin, 15 Februari 2016

Prasetyo Peuru HP. Diary 9, 16 February 2016

Pagi jam 7 minum obat karena kecapean main basket one on one melawan Hans kemarin, aku dua kali menang. Akibatnya sehabis minum obat tidur lagi dan bangun siang jam 11 lewat sedikit.

Chattingan dengan teman SMP dulu, Juhry, ngobrol sederhana basa-basi. Menyenangkan.

Sorenya mendekati jam 5 dan saat menulis ini sudah jam 5 pas, ngobrol sharing bertukar pikiran dengan Mama. Thanks for my life Lord God Jesus Christ.

Jam 5 sore lebih tadinya datang main basket, namun sayangnya tak ada yang main. Coba basketku tak hilang. Bisa main sendiri.

Minggu, 14 Februari 2016

Prasetyo Peuru HP. Diary 8, 15 February 2016

Terbangun di pagi hari sekitar jam 7 seperti biasa, pengaruh obat. Aslinya tanpa meminum obat aku bisa bangun sekitar jam 3 atau 4 pagi. Saat ini pukul 09:22 AM WIB, sedang menunggu makanan mie ayam dibuat. Makan mie ayam di pagi hari. Tadi pagi juga makan cake yang dibeli buat surprise ke Mama. Kemarin tanpa melihat bagaimana surpriseny aku langsung tepar ke kasur karena kecapean pengaruh obat untuk kesembuhanku.

Selesai juga makan mie ayamnya. Enak dan mengenyangkan.

Setelah itu beli 2 baju baru. Siangnya makan baso lagi, 2 kali balik pasar. Haha...

Siang menjelang sore, aku bantu Mama nyuci baju dan nyuci piring. :) Sekarang santai sejenak.

Sore jam empat main basket dan aku menang, padahal udah lama gak main. Kalau lawan sama adikku dia yang menang. Selain karena dia sering latihan di sekolahnya, kecepatan akselerasi memang hebat. Aku ingin mencoba melawan adikku nanti. Meskipun aku tak ingin menjadi atlet olahraga, tapi entah kenapa aku ingin tetap menjadi jago dalam permainan basket.

Sabtu, 13 Februari 2016

Prasetyo Peuru HP. Diary 7, 14 February 2016

Hari Minggu, waktunya Ibadah untuk umat Kristen maupun Katolik.
Aku ibadah sore, karena pengaruh obat jadi bikin tetap ngantuk dipagi hari.
Hari ini ada Kak Risa dan Kakak iparku, kak Ferdi. Senang sekali rasanya tiap kali mereka datang. Membunuh rasa kebosananku. Haha.. bahasanya sadis wkwkwk...

Sekarang pukul 02:54 PM WIB. Kami sekeluarga ngumpul di meja dengan kesibukan kami sendiri di meja yang sama. Kak Ferdi sendiri tidur di kamar.

Sorenya sudah siap ke geraja, tapi karena kakak Risa bikin telat dandan ya jadinya batal. Tak apalah...
Malamnya pergi ke Pamulang Square buat beliin kue surprise Mama hari ulang tahun pernikahannya Mama yang sebenarnya jatuh di tanggal 4 February.
Pulang dari Pamulang Square, tiba di rumah langsung tepar. Hehe...

Jumat, 12 Februari 2016

Prasetyo Peuru HP. Diary 6, 13 February 2016

Pagi ini berdoa breakfast dan mulai mencoba nonton anime lagi, nemu anime bagus berjudul Hai To Gensou No Grimgar baru sejauh 5 episode. Nonton 1 episode sampai selesai kemudian akupun mengajak kedua anjingku jalan-jalan keluar. Dan saat menulis ini waktu sudah menunjukkan pukul 11:09 AM WIB. ^_^

02:24 PM WIB, hari ini terasa nyaman. Aku bersyukur untuk nikmat yang TUHAN berikan bagiku, selalu berdoa untuk kebahagiaan orang yang lebih susah dariku. Aku ingin melayani TUHAN dan sesama lebih sungguh dengan caraku sendiri yang tentunya mengandalkan bantuan Sang Pencipta. Tuhan jadikan aku orang yang berarti untuk sesamaku. Untuk kesalahan di masa lampau dan segala dosa yang ku perbuat entah itu secara sadar atau tidak, ku serahkan bagi-Mu TUHAN yang penuh kasih yang adil dan setia, jatuh di tangan Tuhan jauh lebih berarti daripada terjerat kuasa kegelapan. Halleluya! (Halleluya artinya Puji Tuhan).

Kamis, 11 Februari 2016

Cinta Yang Tak Bisa

Aku menyukainya, dia gadis yang membuatku terpanah pertama kali saat masuk SMK pertama dahulu. Senangnya aku bisa duduk disampingnya esok harinya, serasa impian jadi nyata untuk mengakrabkan diri lebih dekat. Inisial gadis tersebut adalah L.O. Jujur meski sudah lama lulus sekolah, aku masih menyimpan rasa untuknya. Pacaran dua kali di SMK dengan gadis yang seiman denganku, namun tak bertahan lama. Disisi lain aku masih mengharapkannya, sayangnya kita terhalang Agama dimana untuk agamaku ada istilah Terang dan Gelap tidak bisa bersatu. Apalah daya ingin ku sanggah hal tersebut dengan kutipan di Kidung Agung Alkitab yang berkata bahwa Cinta kuat seperti maut. Maka bolehkah dia menjadi kekasihku. Aku ingin bersamanya, rasa ini dalam. Entahlah, aku pun mencoba mencari pengisi hati dan belahan jiwaku, kekasih hati yang sanggup menemaniku disenang maupun susahku. Namun sampai ini masih belum ada yang cocok. Sebenarnya masalahnya ada dalam diriku yang terlalu dingin dan sulit berkomunikasi lancar dengan orang sekitar, aku mencoba beradaptasi, bisa juga namun tetap belum bisa mendapatkan pacar. Maunya yang setia sama sepertiku. Kegagalan dua kali berpacaran diputusi mantan, akan ku pakai sebagai pelajaran untuk menjaga sebaik mungkin kekasihku, atau mungkin mereka memang bukan jodoh yang terbaik untukku dan pasti wanita yang pantas untukku akan datang nanti kelak di masa yang akan datang. Cinta itu pasti akan datang suatu hari kelak. Untuk saat ini aku akan menjalani hari sebaik mungkin dalam waktuku beristirahat sebagai orang yang mengidap penyakit Paranoid Schizophrenia. Inilah kisahku, cinta yang tak bisa terhadap dia yang pertama memikat hatiku diawal masuk SMK dulu.

Cintaku

Cintaku bukan untaian kata
Cintaku perasaan yang tulus
Mengertilah kasihku perasaanku terhadapmu
Bila kau bisa rasakan aku
Rasa yang bergelora dalam dada
Ku ingin kau sadari bahwa aku sangat mencintaimu
Kasih terimalah cintaku
Karena hanya diriku yang mampu membuatmu
Menjadi bahagia bersama cinta
Cintaku cinta yang tulus
Mendekatkan pada dirimu
Ku ingin selalu bersama kamu
Merajut tali kasih cinta

Terimalah Cintaku

Kasih kau berarti di hatiku
Dirimu selalu terngiang dalam otakku
Kau telah membuatku jatuh hati
Setiap kali aku melihat wajahmu
Kau membuat jantungku ini berdegub kencang disaat aku dekat dirimu
Pikiranku penuh dengan pesonamu
Aku tahu ini adalah cinta
Cinta yang kurasakan terhadap dirimu
Karena itu jadilah kekasihku sayang
Kau pujaan hatiku
Temanilah hidupku
Terimalah cintaku sayang

BersamaMu Ya Yesusku

Bersekutu denganMu
Merenungkan sgala kasihMu
Ku mau selalu intim denganMu Tuhan
Sempurna bersamaMu
Jadikan aku kekasih hatiMu
Yang setia memuliakan namaMu Tuhan
Kuhidup untukMu
Sgalanya bagiMu
Terindah tuk selalu denganMu
Kuhidup untukMu
Sgalanya bagiMu
Terindah untuk selalu bersamaMu Ya Yesusku (2x)

Hidup BersamaMu

CintaMu teramat dalam
KasihMu menyentuh batinku
Segala yang ada padaku
Semuanya milikMu
Kau menjadi bagianku
Ku menjadi bagianMu
Ku hidup untukMu
Ku mati dalamMu juga
KasihMu terindah
CintaMu termegah
Selamanya ya Yesusku
Hidup bersamaMu

Prasetyo Peuru HP. Diary 5, 12 February 2016

Kemarin sukses bikin satu lagu, dan  barusan sudah ku upload rekamannya ke soundcloud, meskipun tanpa music. Jago bikin lagu tapi belum ngerti main music, sangat disayangkan sekali bakatku tanpa asa pelengkap. Kalau sekarang ada cukup uang, aku mau menggunakan uangnya untuk kursus music, tapi tampaknya hal itu masih akan lama. Tuhan tolong bereskan masalah Papa, dan ku mohon buat Papa segera kembali bersama kami. Masakan orang benar kau biarkan dipenjarakan masuk keluar penjara selama 7 tahun ini. Aku sangat membutuhkan kehadiran Papaku Tuhan. Namun biarlah bukan kehendakku yang jadi melainkan kehendakMu, karena kehendakMu yang terbaik pastinya. Terima kasih Tuhanku Yang Maha Esa, Engkaulah segalanya.
Sambil menulis catatan harianku ini, aku lagi ngalir ide buat nulis lagu lagi, sedangkan sekarang masih menunjukkan pukul 08:12 AM WIB.
Okelah kalau begitu. :)

Yippie,, 2 lagu rohani Kristen sudah tercipta hari ini dan kemarin juga berhasil bikin satu lagu rohani juga. Untuk yang mau dengar lagu-laguku, bisa kunjungi SoundCloudku dengan nama akun Prasetyo Peuru.

Sekarang pukul 00.28 PM WIB. Aku berhasil nambah satu lagi karya lagu dunia bertemakan romansa.

Pukul 00.47 berhasil nambah satu lagu cinta lagi. Hmm x)

Habis nyantai dengan instagram memasukkan video lagu rohani cover di teras rumah, kemudian sekarang sudah berpindah ke kamar, dikasih cokelat valentine yang adikku Moris bawa dari sekolah. Makasih adikku Moris terlebih buat Mama yang ngasih sebenarnya. X)

Sore ini aku memasak makanan yang ku sebut Kue Nasi Tepung. Senangnya memasak sambil memfoto step by stepnya dan posting ke Instagram.
Bahan-bahannya; nasi, tepung pati jagung, tepung tapioka, bawang putih, air dan royco all in one, serta margarine untuk digoreng awalnya kemudian, masakannya diangkat dan remas sampai menjadi agak lonjong, baru digoreng ke minyak goreng yang banyak. Setelah masak diangkat ditiriskan dan taruh kepiring bersama saus tomat, saus sambal, kecap atau apapun yang enak untuk dicampur. :) Senangnya memasak eksperimen karya terbaru untuk diriku dan dinikmati yang lainnya. Thanks God.

Sekarang pukul 06.36 PM, rencana mau pergi ibadah KTB(Komunitas Tumbuh dan Berbuah), tinggal menunggu waktunya mulai jam setengah delapan malam.
Semangat dalam kasih Tuhan.

Senangnya bisa KTB lagi, meski awalnya beberapa saat sempat menguap karena kantuk tapi akhirnya bisa ibadah persekutuan dengan aman dan nyaman.
Pulangnya beli baso seharga Rp. 8.000, setibanya di rumah aku pun makan dan dibagi dengan adikku, rasanya enak dan mengenyangkan.
Kemudian sekarang akan memulai doa malam keluarga, sudah pukul 10:08 dan selesai itu time for I am sleep. Good night.

Bukannya tidur malah menyempatkan waktu membalas pesan di Wattpad karena ada notificationnya dan sekarang benar-benar tidur, sekali lagi "Good Night" :)

Ku Cinta Kau Yesus

Ku cinta Kau Yesus lebih dari segalanya
Ku butuhkan Engkau untuk selalu bersamaku
Kau mengerti diriku
Kau perduli padaku
Selamanya kasihiMu terindah bagiku
Selamanya cintamu termulia bagiku

Rabu, 10 Februari 2016

Prasetyo Peuru HP. Diary 4, 11 February 2016

Internet habis terus isi ulang. Diluar panas, padahal kemarin hujan, namun sekarang suasananya panas. Tetap seru, menemani Mama tersayang belanja. Waktu luang karena masih belum bisa kerja, dipakai sebagai waktu untuk quality time. Menjaga dan memupuk kasih sayang bersama keluarga.

Siang ini ingin sekali melanjutkan novel yang ku biarkan sampai setahun. Namun dengan alasan menunggu laptop selesai dahulu, akhirnya aku lebih memilih untuk memfokuskan diri dalam menulis Diary Of Tyo ini yang baru ditulis 4 hari sampai sekarang. Daripada memaksakan otak sakit pening karena stuck dengan karya lama yang belum selesai, lebih menulis ini saja yang terasa lebih ringan. Hanya saja keberadaan hidupku saat ini masih dalam fase tahap biasa-biasa saja.
Kisah sebelum membuat diary ini jauh lebih seru. Contohnya beberapa kali saya hampir mati selangkah terhadap maut, tapi terbukti saya masih selamat. Selamat dari kematian, namun jatuh dalam penyakit Paranoid Schizophrenia. Hmm... Bagaimanapun aku tetap bersyukur karena aku masih bisa bertahan hidup. Contoh nyaris matiku, 2 kali nyaris tenggelam namun berhasil diselamatkan temanku dan teman kakakku di Masa SD. Lalu nyaris ditabrak dan beruntung saya menahan langkahku seperti ada yang ingin menahanku, dan pas ku lihat ke kanan beberapa ibu dan anaknya tertabrak sebelum ku melangkah maju. Bersyukur bisa selamat namun kasihan terhadap Beberapa Ibu dan anaknya yang tertabrak. Lalu masa SMK dulu ketika pikiranku seakan kosong ngeblank dan loncat dari lantai 3 sekolah. Selamat karena ada pasir dibawahnya. Itulah sebagian masa laluku tentang nyaris mati. Oh iya ditambah ketika mau masuk ibadah yang diundang seorang kakak kuliahan masa saya SMK untuk datang, dan karena waktu sudah mau terlambat, saya ngebut dan alhasil saat klakson untuk menyalip saya duluan, namun di depan satu motor juga memaksa menyalip dan akhirnya kita tabrakan, namun bagaikan di film-film saya menahan gas tarikan motor ditangan agar motor tak berputar dan motorku jatuh lurus beberapa meter. Puji Tuhan Selamat. Dan lagi masa SMP saat mau nyalip motor saya juga pernah bersama Mama dan saya nyalip dan jaket saya nyangkut di motor sebelah saya alhasil terjadi tabrakan beruntun, mobil sebelah kiri dan sekitar kurang lebih tiga motor saling tabrakan termasuk motorku. Puji Tuhan kami tetap selamat, namun karena itulah disaat mau membonceng wanita, aku jadi jauh lebih hati-hati mengingat keadaan Mama saat tabrakan dulu.
Huft... yah begitulah sebagian masa laluku.

Sekarang sudah sore, pukul 02:40 PM WIB. Memperhatikan keluarga bersendagurau membuatku merasa jadi jauh lebih bahagia dan berarti. Saat ini juga hujan turun rintik-rintik, kasih karunia Tuhan melimpah, asal tidak banjir. Hehe...
Mama pun memasak masakan yang kita tidak tau namanya, karena hasil dari coba-coba, bahannya dari telur campur air, campur tepung, campur bawang putih, campur royco all in one dan selesai di goreng pakai margarine. Hmmn nyummmy.. Xd

Selasa, 09 Februari 2016

Prasetyo Peuru HP. Diary 3, 10 February 2016

Hari ini awal paginya sudah cukup menyenangkan, Doa pagi, chattingan sama temen yang sering kupanggil oneechan, otak atik time line facebook. Nyoba daftar paypal lagi karena akun paypal lama passwordnya gak bisa. Apa karena waktu lalu semua id password akun saya, saya posting ke facebook pribadi saya. Lah biarlah, nanti kalau laptopku bisa lagi baru ku coba akses akun paypalku atau buat baru saja.
Selain itu liat-liat di grup facebook hasil gambar design karikatur animasi, bikin saya pengen nyoba gambar lagi setelah sekian lama gak gambar. Talenta ini harusnya bisa jadi kekuatan tambah buat berkarya, namun karena suka males, alhasil karya menggambarku hasilnya kurang bagus sekarang. Bukan kurang bagus lagi sih, tapi menurutku super jelek. Namun gak apa apa lah yang penting dah usaha. Kalau ku kembangin lambat laun bisa jadi bagus banget. Amin. Hahaha, beriman saja.

Siangnya nyoba utak-atik google adwords sama google adsense. Untuk yang satu ini, perlu pembelajaran yang lebih mendalam, sekali lagi tunggu laptop dulu baru bisa puas kerjanya. Harap-harap cemas. Becanda.. haha....

Hmm... menunggu kedatang Papa, kangen. Mau belajar banyak bersama Papa. Tapi tetap berserah pada Tuhan, sebentar lagi Papa bisa bersama-sama kami sekeluarga.
Saat ini pukul 16.53 WIB. Adik sedang cuci seragam sekolah, mama tadi abis masak kue ubi, sedang saya sibuk dengan pekerjaan yang masih belum menghasilkan. Kalau udah selesai pasti juga dapat, "uang". Namun bukannya mengejar dan jadi hambah Mamon, tetap menggantungkan iman dan harapan kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Hari ini biasa saja, namun terasa indah karena didasari dengan rasa ucapan syukur. Makasih buat Mama yang selalu mengingatkan untuk tetap bersyukur dalam segala hal. Maafkan anakmu yang kemarin terlalu kekeh dengan keinginan pribadi, apapun yang terjadi Mama tetap setia dan sayang keluarga dengan kami anak-anaknya. Salute buat Mama, dan Tyo sangat sayang sama Mama, meski suka berantem untuk hal yang sepeleh. I love you my beloved best Mother in my life. :)

Senin, 08 Februari 2016

Prasetyo Peuru HP. Diary 2, 9 February 2016

Hari ini terbangun jam 7. Pekerjaanku lagi senggang. Aku butuh sesuatu yang memberikan semangat kehidupan, bukan sekedar meminta bersabar karena aku masih dalam proses penyembuhan maupun pemulihan.
Sayang Laptopku juga bermasalah dan ini hanya menulis via smartphone. Ingin digaransikan tapi belum bisa.
Jujur aku orang yang tak suka bergantung pada orang lain, aku lebih suka hidup mandiri. Hanya karena penyakitku saja yang menghambat segalanya. Hufft... saat ini aku sedang menulis sambil tiduran menggunakan selimut. Nyamannya, tak lupa berdoa untuk fakir miskin, orang terlantar dan yang membutuhkan. Aku harus bersyukur karena hidupku masih jauh lebih baik dari yang lainnya.
Terima kasih Tuhan.

Sekarang jam 09.23 AM dan aku baru selesai membantu pekerjaan di rumah, cuci piring setelah itu masak Mie campur telur untuk break yang kedua kali. Juga bantu mengangkat alat pel ke lantai 2, dan Mama beres-beres di sana. Aku sendiri ingin membantu Mama agar Mama tak kecapean karena kebanyakan kerja lalu mengeluh sakit. Namun kata Mama kalau aku yang kerja sama saja bohong karena tidak bersih benar. Jadi ya sudah, aku melanjutkan tulisan diary ku di tanggal 9 February ini saja. Hufft....

Tadi temen lama pas SMP bernama Lisu S. ngechat buat minta angpao. Jiah saya kan bukan china, saya asli pribumi suku Mori dari Papa, suku di Sulawesi Tengah dan Minahasa suku dari Mama di Sulawesi Utara.
Dan kita pun yakni saya dan Lisu pun asik berbincang basa-basi, lucunya kita sama-sama single dan terjadilah dia curhat dan saya juga balik mencurhat tentang kesinglean kita wkwkwk.

Kemudian di facebook ketemu grup KnB yang mengadakan event, grup yang lama ku masuki dulu dan entah kenapa pas liat kok saya sudah keluar, padahal sebelumnya seingat saya, saya tidak keluar dari grup tersebut. Akhirnya aku pun di Approve oleh teman wanitaku admin grup KnB yang aku rasa paling dekat, yakni Pinky Kawaii CL.
Eventnya sendiri tentang buat Fanfic KnB dan desain Poster KnB. Coba laptopku tidak rusak, pasti bisa ikutan sekalian ama desain Poster KnB. Tapi tak apalah. Nice day.

Buka facebook lagi ketemu beberapa teman lama, trus pas mau chat sama teman wanita yang di Kalimantan yang biasa ku panggil oneechan, malah kiriman chattingnya malah masuk ke temen yang lain. Pas ngecek history chat ama temen lain yang cowok itu, temen SMK saya. Di history chat tersebut dia berkata, "masih nulis yok?" Ku jawab "masih". Dan dia pun menyarankan untuk menulis pengalamanku saat loncat dari lantai 3 sekolah. Wah memorable yang tak menyenangkan namun lucu juga. Untung ada pasir kalau gimana? Saat melakukan hal tersebut pikiranku seakan ngeblank atau kosong namun seakan antara sadar dan tidak. Hmm....

Oh iya tadi pun saya asik berbincang dengan teman wanita ku yang ada di Kalimantan yang sudah ku sebutkan tadi. Dia pun mensupportku untuk membuat tulisanku menjadi novel. Terima kasih Rhe Nha Chan, oneechanku X)

Seharian bareng Mama di rumah. Adik Moris keluar main basket dan main ke rumah teman buat dapat angpao, bercanda. Pas pulang malam tadi dia pun meminta persetujuan keluarga aku dan Mama untuk tidur di rumah temannya Charles.
Seperginya dia, aku pun liat facebook dan membalas chat oneechan Rhe Nha senpai XD. Bentar lagi dan saatnya tidur. Selamat malam semuanya :)

Minggu, 07 Februari 2016

Prasetyo Peuru HP. Diary 1, 8 February 2016

Hari ini hujan. Sedang aku Tyo, sibuk memikirkan ide-ide baru dan membuat tulisan ini. Seorang pemikir sepertiku yang memiliki kualitas tinggi dalam bekerja mesti menghadapi kenyataan kalau aku harus istirahat dulu dan jangan terlalu banyak bekerja.
Oleh karena itu daripada bekerja berat, lebih baik ku menulis lagi seperti dulu. Tadinya rencana mau melanjutkan Novelku yang ke stuck tak diteruskan. Tapi ternyata aku juga masih belum dapat ide bagus untuk melanjutkan. Jadi ya ini, aku menulis baru saja dulu. Hidup ini benar-benar memerlukan kesabaran, untung orang yang menginginkan kecepatan dalam bekerja dan menikmati hasil.
Sebentar melepas tulisan untuk dipost biar ke save, adikku minta diambilin keripik pisang yang biasa suka kami beli dari pasar. Dan sedikit menjahili atau lebih tepatnya memanja-manjain, aku minta di sun di pipi dulu baru aku ambilin. Hahaha.... Bagiku memupuk rasa saling sayang antar keluarga sangat diperlukan agar kita biasa dan tak merasa asing. Walau adikku suka risih, tapi masa bodoh. Yang penting rasa sayang kita lakukan dengan cara positif, pelukan ataupun sun pipi kiri pipi kanan. :-)
Hujan hari ini terasa hangat dengan rasa cinta kasih bersama keluarga.
Jujur saja, saya diantara rindu kangen sama Papaku yang seharusnya sudah keluar dari Penjara. Karena kalau ada Papa, semua pekerjaan pasti lebih mudah beres. Aku bisa menimbah ilmu dari Papa bagaimana jadi Wartawan profesional dan cara menginvestigasi fakta kebenaran.
Dulu sebelum Papa pertama kali masuk penjara. Aku Tyo sudah feeling (Telepathy)bahwa Papa akan kena masalah kalau melanjutkan perjalanan dari Ujung Pandang ke Manado. Dan benar karena jiwa idealismenya untuk mengungkap fakta kali ini tentang kasus utamanya Dr. Ir. Oddie Manus M.Sc yang diculik dan dibunuh oleh entah siapa dalangnya dan malah Gubernur Sulut kala itu Sinyo Hary Sarundajang yang gerah karena pencaritahuan kasus tersebut. Akhirnya selama Tujuh tahun kurang lebih ini Papaku keluar masuk Penjara dengan sangkaan tidak benar sampai lebih dari 10 kasus lebih. Papaku memang hebat. Aku tak peduli meski hidup kami jadi lebih sulit karena Mama juga tidak bekerja hanya Ibu Rumah Tangga biasa, tapi kami sampai saat ini tetap dipelihara Tuhan. Burung di udara Tuhan pelihara, bunga-bunga Tuhan dandani, terlebih kita umat manusia yang dia ciptakan seturut dan segambar dengan rupa-Nya.
Hidup ini sungguh unik ya, by the way menulis itu enak ya?!. Mulai dari hari ini Diary Of Tyo Peuru akan ku buat sampai jadi buku. Amin.
Makasih sudah membaca Tulisan Diary ku di Senin, 8 February 2016 ini.

Melanjutkan karena masih jam 6 petang, hmm... melihat-lihat social media, lama-lama bosan juga. Seandainya kemaren gak distop, pasti satu buku perdana udah jadi. Tapi gak apa-apalah. Udah jadi, mau gimana lagi.
Oh iya, sayakan minum obat untuk penyakit saya 3x sehari. Pagi dan siang 2 macam obat Risperidone dan THP, sorenya jam 5, minum 4 macam obat yang 2 tadi tambah Depakote dan Clozapine. Oh iya saya penderita penyakit Paranoid Schizophrenia. Meski begitu aku yakin aku akan sukses di dalam Tuhan. Terima kasih.

Quotes Holy Bible

Matius 6:33 -- "Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu." -- Lembaga Alkitab Indonesia (TB) Terjemahan Baru.

Youtube

Kakakku :) Punyanya Kak Nandus

Kakakku :) Punyanya Kak Nandus

Pria dalamTuhan YME

Pria dalamTuhan YME
My Fam