Prasetyo Peuru Henry Putra | @prasetyopeuru | prasetyopeuru@gmail.com | +6281287553107 | Indonesia

Total Pageviews

Followers

Instagram

Sunday, September 6, 2015

Outline Cerita Petra dan Lala (Sementara)

Rencana pembuatan Novel ke dua Author yang sempat stuck dan saat ini masih belum dilanjutkan, novel pertama yang author tulis, author hapus ketika sakit schizophrenia dan belum sempat dipublish/diterbitkan(sempat di post di tumblr lama author, tapi tumblrnya pun telah didelete karena hal yang disebutkan sebelumnya).

*lain kali author akan buka-bukaan segala macam teknik khusus yang author miliki dalam berkarya :)
*author ada banyak draft cerita lain yang masih belum dikembangkan karena berbagai macal hal, nanti author akan membagikan sebagian draft tersebut, lebih tepatnya seluruh draft yang ada tersimpan di lappy(laptop) author saat ini :D9 ok! :)v

Inilah dia outlinenya yang masih belum dikembangin sempurna;



Outline Cerita Petra & Lala

Sinopsis

Berikisah tentang dua pasangan muda yang bertemu secara tidak disengaja. Mereka memiliki latar belakang yang sangat berbeda dengan masalah dalam kehidupan mereka masing-masing. Seorang Petra yang nantinya menjadi kekasih Lala adalah seorang yang memiliki karakteristik sempurna terutama kehidupannya yang takut akan Tuhan, walau Ayahnya harus di penjara karena dizalimi oleh para pejabat dan pengusaha lalim sehingga membuat Petra harus banting tulang menafkahi keluarganya namun dia tetap hidup dengan lurus dan benar. Sedang Lala wanita yang menjauh dari Tuhan dikarenakan pengalaman pahitnya saat berdoa pada Tuhan untuk kesembuhan Ayahnya yang sakit akan tetapi doanya tidak dikabulkan dan akhirnya Ayahnya meninggal, namun di saat bertemu Petra hidupnya berubah dan dia pun kembali dekat dengan sang Pencipta.

Awal pertemuan Petra dan Lala saat ibunya Petra kecelakaan ditabrak pengendara sepeda motor yang membuat Ibunya Petra harus dilarikan ke Rumah Sakit. Ketika Petra sedang bergegas menuju ruang rawat Ibunya, dia kemudian menabrak Lala yang sedang tergesah-gesah. Hal tersebut membuat mereka pada akhirnya berkenalan dan sering bertemu di rumah sakit seterusnya. Tanpa disadari benih-benih cinta mulai tumbuh diantara mereka berdua. Dan klimaksnya saat Ibu Petra sudah bisa kembali pulang ke rumah. Petra sempat menitipkan salam perpisahan Petra ke ruang rawat Lala, namun yang ada hanya pembantunya saja. Lala yang baru tau terakhir merasa sedih dan coba mengejar Petra keluar. Tak disangka Petra sudah kembali ke ruang rawat Lala untuk berpisah secara langsung. Petra yang diberitahu bahwa Lala keluar mengejarnya pun segera keluar menemui Lala. Petra mendapati Lala sedang menangis. Akhir mereka berpelukan dan saling menyatakan perasaan. Petra menerima keberadaan Lala yang memiliki penyakit kronis. Mereka pun jadian pada saat itu.

Lala menceritakan hubungannya bersama Petra kepada sahabatnya Gita, Rani dan Niko. Beberapa waktu kemudian Niko menyatakan kalau sebenarnya dia menyukai Lala sejak semester 1, Lala kaget namun secara baik-baik menolak Niko. Disaat yang sama ternyata Rani juga menyukai Niko. Rani sempat kecewa dengan Niko dan menjauhi Lala. Niko yang merasa malu juga menjauhi Lala. Persahabatan mereka sempat goyah. Namun Petra sebagai pacar Lala memberi saran agar Lala berbicara baik-baik dengan mereka dan menyelesaikan masalah ini. Niko dan Rani akhirnya jadian dan mereka berempat tempat menjaga persahabatan mereka.

Lala semakin kuat dalam imannya kepada Tuhan. Namun tiba masalah ketika penyakit Lala semakin mengganas dan mengancam nyawanya, imannya di uji. Ketika operasi Lala ternyata tidak bisa disembuhkan penyakitnya secara utuh. Lala hampir pasrah dan akhirnya meminta Petra untuk melupakannya. Namun Petra tetap bersikukuh akan mencintai Lala sampai akhir, Petra menguatkan Lala. Pada satu peristiwa Petra mengajak Lala bertemu dengan seorang Imam yang dikenal bisa menyembuhkan penyakit oleh bantuan Tuhan. Lala berserah kepada Tuhan dan didoakan. Beberapa hari kemudian ketika dicek ke dokter. Dokter menyatakan penyakitnya telah sembuh total. Mujizat terjadi , Lala mengucap syukur dan mengabari Petra. Petra turut senang dan mengucap syukur juga.

Petra kini telah menjadi pengacara, bersama timnya dia menjadi pengacara untuk Ayahnya. Pada akhirnya Ayah Petra dinyatakan tak bersalah dan hakim menjatuhi hukuman kepada para pejabat dan pengusaha yang bekerja sama memasukan Ayah Petra ke dalam penjara. Pada saat-saat kegembiraan itu Petra pun melamar Lala untuk bertunangan. Manager Lala sempat menghasut Lala untuk tidak menerimanya dikarenakan posisi Lala sedang dalam masa keemasan sebagai penyanyi, takutnya pamornya malah turun ketika mereka menikah. Namun Lala meyakinkan managernya bahwa hal tersebut tak akan terjadi karena bagaimanapun kesuksesan seseorang sudah di atur oleh Tuhan. Lala pun menerima Lamaran.

Sehari sebelum acara Pernikahan, Lala diculik ...

Beberapa tahun kemudian akhirnya Petra dan Lala menikah. Dan mereka hidup bahagia selamanya.



Gambaran Karakter Utama

Petra Imanuel Mosinda
Baik, pintar, berprestasi, mandiri, mudah bergaul, murah senyum, kalem, dan selalu bisa membuat orang disekitarnya merasa nyaman, sangat rajin beribadah, saleh, selalu berbuat baik kepada semua orang, dan selalu mengandalkan dan mengutamakan Tuhan disetiap aspek kehidupannya.
Berambut pendek laki-laki
Kulit putih kecoklatan
Berkumis
Badan atletis
Dari keluarga menengah
Bekerja dari kecil semenjak Ayahnya masuk penjara. Sebelum Petra menjadi penyiar Radio kehidupan mereka berkekurangan, namun kini kehidupan mereka membaik setelah Petra bekerja sebagai penyiar Radio.
Lala Angela Numeta (Nama Karakter sebelumnya Mikha - Namun karena kebetulan nama Karakter Utama Prianya Petra yang sama dengan artis bernama Petra Sihombing, dan disaat tak sengaja melihat tayangan di TV, berita seputar kalangan artis yang ditonton Mama dimana disitu ada Petra yang baru pacaran dengan arti Lala Karmela, akhirnya author sengaja memiripkannya saja sekaligus dan sedikit merubah setting cerita. *peace*)
Jutek pada orang asing, manja, baik, agak agresif, melankolis. Menjauh dari Tuhan ketika Ayahnya meninggal dunia.
Berambut pendek perempuan
Kulit putih kecoklatan
Bertubuh ramping
Dari keluarga kalangan atas
Suka berpakaian modis ketika diluar rumah sakit
Johanes Ben Mosinda
Seorang aktivis pejuang kemanusiaan. Sering masuk keluar penjara karena ingin memperjuangkan hak-hak korban-korban di daerahnya oleh pejabat dan pengusaha lalim.
Baik, pemberani, pekerja keras, sosial tinggi, peduli kemanusiaan. Memiliki prinsip yang kuat. Sering dikhianati teman. Rela berkorban.
Magdalena Ratmawati
Setia, baik.
Mengelola warung makan kini berkat pekerjaan Petra. Sebelumnya saat Petra masih SD sampai SMP berjualan kue di pasar.
Maharani Sifella Tan
Setelah menjadi single parent ketika suaminya meninggal, akhirnya menggantikan suaminya sebagai Pemimpin Usaha di sebuah Perusahaan besar. Waktunya banyak terbuang untuk bekerja membiayai kehidupan Lala, apalagi ketika diketahui bahwa anaknya Lala mengidap penyakit yang sama seperti yang dialami Ayahnya.


Gambaran Karakter Pendukung

Timothy Numeta
Sudah almarhum. Meninggal ketika Lala berusia 11 tahun. Semasa hidup sangat memanjakan anaknya. Sangat menyayangi keluarganya. Dan pekerja keras. Baik.
Bi Sulis

Pak Jono

Gita

Rani

Niko

Mario



Isi Bab:

Bagian 1: Petra

Sifat Petra, kesuksesan orangtua Petra mendidik Petra.
Ayah Petra seorang aktifis kemanusiaan yang dizalimi dan dipenjara oleh siasat para pejabat dan pengusaha lalim.
Kehidupan Petra
Menjenguk Ayahnya Petra di penjara dan mengobrol.
Pulang. Petra siaran radio, sekilas. Selesai.

Bagian 2: Kecelakaan Ibunya Petra



Bagian 3: Pertemuan Petra dan Lala


Bagian 4: Aku Penyiar Radio


Bagian 5: I Love You


Bagian 6: Awal Hubungan

Bagian 7: Pajak Jadian
Lala meminta dirawat jalan. Dokter mengijinkan.
Lala mengabarkan pada Petra. Petra membantu kepulangan Lala
Lala bersiap kuliah. Lala diantar pak Jono.
Di kampus Lala menceritakan pengalamannya kepada Gita, Rani dan Niko.
Mereka meminta Pajak Jadian dan makan di Café Lamoe.
Petra ingin bergabung dan mereka janjian di Café Lamoe.
Perkenalan Petra dengan sahabat Lala.
Obrolan singkat dan makan-makan.

Bagian 8: Niko menyukai Lala

Bagian 9: Petra Wisuda

Bagian 10: Penyakit Lala Mengganas

Bagian 11: Tinggalkan Aku

Bagian 12: Tetap Bersamamu

Bagian 13: Mujizat

Bagian 14: Menjadi Penyanyi

Bagian 15: Tim Pengacara Petra

Bagian 16: Kebenaran Menang

Bagian 17: Melamar Lala

Bagian 18: Lala Wisuda

Bagian 19: Kencan

Bagian 20: Lala Diculik

Bagian 21: Penyelamatan Heroik

Bagian 22:

Bagian ??: Menikah

Bagian ??(akhir): Happy Family

Bagian
I

Inti cerita ini adalah hubungan antara Petra dan Lala, dimana Petra adalah pemuda anak kuliahan Semester 5 yang saleh dengan segala permasalahan dalam hidupnya dan Lala adalah anak kuliahan semester 3 yang mengidap penyakit kronis, namun hidupnya jauh dari Tuhan. Dalam cerita ini Petra bertemu dengan Lala pada suatu keadaan dan akhirnya mereka semakin dekat lalu menjalin hubungan. Dalam menjalani hubungan cinta dan kehidupan pribadi masing-masing, memang banyak sekali hal yang terjadi suka dan duka. Namun semua itu dapat dilewati. Lala yang melihat kehidupan Petra yang dekat dengan Tuhan akhirnya tersentuh dan memutuskan untuk hidup dalam Tuhan dan akhirnya mujizat terjadi dalam kehidupan Lala, Lala disembuhkan penyakitnya oleh Tuhan dan kehidupan Cintanya bersama Petra semakin indah sampai ke Pernikahan. Pada awal cerita, pembaca akan dibawa untuk mengenal salah satu tokoh utama Petra dan kehidupannya. Dan dilanjutkan dengan kisah-kisah selanjutnya yang masih baru akan dituliskan penulis. Selamat membaca. :)

Bagian
II

Dibagian kedua ini menceritakan tentang Petra yang baru menerima gaji dan berniat untuk membelikan Ibunya kalung emas. Tapi tak disangka-sangka Ibunya Petra mengalami kecelakaan dan harus dibawa ke Rumah Sakit. Niat Petra membelikan Ibunya kalung emas batal seketika ditelpon oleh seorang bapak kalau Ibunya mengalami kecelakaan. Petra segera menuju ke rumah sakit dan bertemu seorang bapak-bapak yang menolong ibunya dan menghubunginya, juga Petra bertemu dengan sang pelaku penabrakan. Sang penabrak berjanji akan membiayai biaya rumah sakit ibunya Petra dan memohon untuk tak dilaporkan ke Polisi. Namun ternyata sang penabrak tak mampu membiayai seluruh biaya rumah sakit ibunya Petra. Bagaimanakah sikap Petra terhadap sang pelaku penabrakan? Penasaran? Terus baca cerita berikut. Selamat membaca.

Bagian
III

Dibagian ketiga ini menceritakan tentang keberadaan Ibunya Petra yang sudah dipindahkan ke ruang rawat. Petra kemudian bertemu dengan seorang gadis muda bernama Mikha. Mikha baru dirawat di rumah sakit Siloam. Petra yang ingin meminta maaf kepada Mikha karena mereka berdua saling menabrak saat berlarian kemudian membelikan minuman kepada Mikha sebagai tanda permintaan maafnya. Mereka menuju kantin, membeli minum dan akhirnya terjadi obrolan berdua. Mikha menceritakan kisahnya kepada Petra, sebuah permasalahan dan Petra pun memberikan nasihat kepada Mikha. Lalu ibu Mikha datang dan menjemput Mikha kembali. Mikha berpamitan dengan Petra dan meminta untuk bertemu kembali di kantin kapan-kapan, Petra pun mengiyakannya. Daripada lama-lama yuk langsung aja. Selamat membaca.

Bagian
IV

Dibagian keempat ini menceritakan saat dimana Mikha mulai membaca kitab suci lagi. Mikha pun menunggu Petra pada besok harinya dan Mikha menanyakan tentang kutipan ayat yang sudah dibacanya di dalam kitab suci. Petra menjelaskannya dan ternyata apa yang dijelaskan kurang lebih sama dengan yang dijelaskan omanya Mikha. Mikha kemudian mengajak Petra menuju ruang rawatnya, Petra bertemu dengan Omanya Mikha dan pembantunya. Saat mau pamit Petra pun memberitahu Mikha bahwa dia adalah penyiar radio dan meminta Mikha untuk mendengarkan siaran radionya pada jam 9 malam sampai jam 11 malam kalau dia sempat. Malamnya Mikha mendengarkan siaran radio Petra di rumah sakit, Mikha merasa sangat terhibur.

Bagian
V

Dalam bagian kelima ini menceritakan hubungan Petra dan Mikha yang semakin akrab, mereka sering bertemu siring waktu. Mikha juga sering mendengar siaran radio Petra pada malam hari. Dan akhirnya Ibunya Petra pun keluar dari rumah sakit. Mikha yang baru mengetahui bahwa Ibunya Petra sudah keluar dari rumah sakit, sedih karena dia berpikir takkan bertemu dengan Petra lagi. Namun Petra kembali dan bertemu dengan Mikha yang sedang menangis. Mikha pun menyatakan perasaannya dan juga Petra. Mereka akhirnya resmi jadian pada hari itu. Mereka meberitahukan kabar hubungan mereka kepada kedua orang tua. Petra berkata bahwa dia akan datang lagi untuk menjenguk Mikha pacarnya yang tersayang. Mereka berdua kemudian saling bertukar nomor untuk saling menghubungi satu sama lain, demikian pula dengan orangtua mereka. Mereka sangat bahagia pada hari tersebut. Mereka mendoakan hubungan Petra dan Mikha kepada Tuhan. Dan akhirnya, Petra dan Ibunya kembali ke rumah mereka.

Bagian
VI

Dibagian ke-enam ini menceritakan awal hubungan Petra dan Mikha, dimana Petra datang keesokan harinya setelah sebelumnya mereka jadian pada kemarin hari. Petra membawakan bunga untuk Mikha sebagai kejutan. Mikha pun bahagia karenanya dan memberikan ciuman pertama di pipi Petra. Walau begitu Petra memesankan kepada Mikha untuk tidak melakukannya lagi dan mengutarakan untuk berpacaran sehat. Setelah itu Petra mengajak Mikha besoknya untuk malam mingguan di tempat ibadahnya, ibadah youth, Mikha setuju. Petra juga berkata bahwa dia akan jadi Worship Leader dalam ibadah tersebut, maka Mikha berkata berarti suara Petra bagus dan akhirnya Mikha meminta Petra untuk menyanyikan lagu romantis. Mikha memuji suara Petra dan berkata bahwa dia suka menulis lagu dan merekam lagunya ke dalam SoundCloud, kemudian Petra meminta Mikha untuk menyanyi sambil menyanyikan lagunya Mikha. Suara Mikha ternyata juga bagus. Hari itu mereka habiskan dengan menyanyi bersama. Besoknya Petra menjemput Mikha untuk beribadah bersama.

Bagian
VII

No comments:

Post a Comment

Be careful to comment!

Daily Quotes of Holy Bible

Daily Quotes of Holy Bible