Prasetyo Peuru Henry Putra | @prasetyopeuru | prasetyopeuru@gmail.com | +6281287553107 | Indonesia

Total Tayangan Halaman

Followers

Instagram

Minggu, 21 April 2019

Cinta Pengacara - Part 1

"Cinta Pengacara"

Part 1

Lia Madeliena Christina adalah seorang Pengacara Profesional yang takut akan Tuhan dan melayani masyarakat dengan jujur dan adil, serta selalu memprioritaskan untuk menolong masyarakat susah khususnya yang tertimpa masalah hukum dan ditindas oleh orang berkuasa yang ingin menggunakan segala cara untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan, walaupun harus melakukan bisnis dengan cara kotor.

Lia sebut saja Pengacara hebat yang rendah hati dan tegas serta selalu berprinsip untuk mengutamakan kebenaran dan keadilan, selalu berusaha membantu dengan setulus hati dan ikhlas kepada seluruh masyarakat miskin khususnya agar masalah mereka bisa terselesaikan dengan baik dan mendapat keadilan yang semestinya.

Bahkan untuk membantu mereka semua, biasanya Lia membantu proses advokasi tanpa meminta biaya sepeserpun. Malahan Lia juga merogoh koceknya sendiri untuk diberikan kepada masyarakat yang sedang kesusahan ekonomi.

Dari kecil Lia sudah terbiasa menyisihkan sedikit uangnya untuk didonasikan kepada orang-orang susah. Ada pengemis kakek-kakek di pinggir jalan yang duduk dengan kaleng di depannya untuk mengharapkan belas kasihan dari orang-orang yang lewat agar diberikan uang kepadanya, pada saat itu ketika Lia berusia 5 tahun dan melihat hal tersebut bersama Papanya, Lia yang waktu itu punya uang 100 rupiah di celananya pun memberikan seluruh uangnya kepada Kakek pengemis tersebut karena ibah. Melakukan hal tersebut, Lia kecil merasa sangat bahagia. Sang Kakek pun tersenyum haru dan mengucapkan terimakasih banyak sembari mendoakan si Lia kecil yang dermawan dan punya belas kasih yang tinggi itu diusianya yang masih kanak-kanak.

Itulah sepintas kenangan masa kecil sang Pengacara idealis yang cantik dan baik hati bernama Lia.

Banyak orang-orang yang pernah ditolong olehnya sangat berterimakasih dan merasa berhutang budi padanya. Selain dibantu dalam persidangan, mereka bahkan diberi uang, wejangan bahkan didoakan oleh Pengacara Lia.

"Ibu, Bapak, Adik, semuanya. Yuk kita berdoa dulu ya, agar supaya Tuhan turut campur tangan, memberkati kita, menjaga dan menolong kehidupan kita. Karena saya seorang Kristiani, maka saya akan berdoa menurut iman dan kepercayaan saya. Mari kita berdoa. Bapa kami yang ada di dalam Kerajaan Sorga, dikuduskanlah nama-Mu. Datanglah kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di Bumi seperti di Sorga. Berikanlah kami pada hari ini, makanan kami yang secukupnya. Dan ampunilah segala kesalahan kami, seperti kami juga tahu mengampuni orang yang bersalah kepada kami. Dan janganlah membawa kami kepada pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. Karena Engkaulah empunya Kerajaan, kuasa dan kemuliaan. Sampai selama-lamanya. Amin. Terimakasih Tuhan Yesus Kristus. Haleluya. Puji Tuhan."

Lia pun selesai berdoa bersama-sama dengan Keluarga korban dan semua orang yang ikut pada saat itu.

Mereka semua mengucapkan banyak terimakasih kepada Ibu Lia dan turut mendoakan Ibu Pengacara Lia tersebut juga.

"Alhamdulillah, Ya Rabi. Makasih untuk doa indahnya Bu Lia. Semoga Gusti Allah membalas segala kebaikan Bu Lia dengan berlimpah-limpah. Amin. Ya Allah." Ucap Bapak Kepala Keluarga yang ditolong Bu Pengacara Lia.

"Iya, Amin. Sama-sama. Tuhan Yesus Kristus memberkati." Balas Lia singkat.

Mereka pun berpamitan untuk pulang ke kediaman masing-masing.

Bersambung.

Shalom. Tuhan Yesus Kristus memberkati kita semua.

Luwuk, Banggai, Sulawesi Tengah.
Minggu, 21 April 2019.

Ciptaan Prasetyo Peuru Henry Putra.
Keluarga Peuru - Kawung.
Anak ke dua dari tiga bersaudara.
Generasi ke 5 keturunan Peuru.
Suku Mori - Minahasa.
Bangsa Indonesia.
Menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila dan UUD 45.
Agama Kristen.
Lahir di Luwuk, 28 Agustus 1994.
Ayah bernama Ir. Henry John Christian Peuru.
Ibu bernama Cendra Henny Kawung.

Tak kenal maka tak sayang.

Selamat hari Minggu.
Selamat Paskah.
Selamat memperingati hari kenaikan Isa Al-Masih kembali ke dalam Kerajaan Sorga.

Tuhan Yesus Kristus memberkati.
Haleluya.

Genre: Rohani Kristen, Drama, Motivasi, Inspirasi, Kehidupan, Nasionalisme, Romansa.

Cerita ini hanya fiktif belaka.
Terinspirasi dari film yang pernah ditonton pengarang semasa kecil tentang Pengacara dan sebagian berasal dari pengalaman pribadi penulis.

Terimakasih sudah meluangkan waktu untuk membaca karya saya ini.
Semoga menginspirasi.

😊🙏❤️😇

#cerbung #kristen

Best of Jesus

Best of Jesus

Dibuat oleh Prasetyo Peuru Henry Putra.

Hal yang paling kusukai dari Tuhan Yesus ketika masih di dunia:
1. Kasih
2. Ketulusan
3. Pengorbanan
4. Kebenaran
5. Keberanian
6. Ketaatan
7. Iman
8. Sabar
9. Ikhlas
10. Tegas
11. Berkuasa
12. Tulus
13. Bijaksana
14. Sempurna
15. Rajin
16. Sederhana
17. Setia
18. Pengajar
19. Penasihat Agung
20. Rajin berdoa
21. Berpuasa
22. Rajin beribadah
23. Dermawan
24. Adil
25. Rendah hati
26. Penyembuh
27. Pemulih
28. Maha tahu
29. Pemaaf
30. Menghargai
31. Pembuat mujizat
32. Mesias
33. Pelindung
34. Berserah

Inilah yang saya renungkan tentang Tuhan Yesus Kristus yang harus kita ikuti dalam kehidupan sehari-hari selama kita hidup sampai saat ini.

Urutannya tertulis sesuai perenungan, bukan merupakan urutan prioritas. Terimakasih.

Shalom.

Luwuk, Banggai, Sulawesi Tengah.
Minggu, 21 April 2019.

Berkat yang terindah bukan disaat kita bisa kaya raya. Melainkan ketika kita bisa hidup intim erat dengan Tuhan.

Selamat Paskah.
Tuhan Yesus memberkati.

Sabtu, 20 April 2019

Ingatan Kenangan Indah

Setelah didiagnosa kalau saya sekarang hanya Obsesif dari Psikiater, gak minum obat Skizofrenia lagi dan tinggal minum obat satu macam saja yang jauh lebih ringan. Diri gue berasa lebih normal lagi, otak gue jauh lebih encer seperti dulu, dan bisa kembali seperti yang dulu yang jauh sangat lebih baik dalam hal sifat.

Nah, malam ini gue gak bisa tidur karena pikiran gue kayak ngalir terus. Dan akhirnya gue coba mengingat lagi masa lalu gue secara random, kemudian mencoba mengingat dari awal sejak gue kecil yang bisa gue inget dan apa yang pernah dikatakan orangtua gue ketika gue masa dilahirkan sampai bayi dan usia kurang dari 5 tahun.

Tengah malam ini gua coba inget terus dimulai dari awal gue kecil yang bisa gue inget. Dan ternyata banyak kenangan indah, lucu dan mengharukan yang bisa gue inget kembali. Berbanding terbalik ketika gua trauma dulu dan depresi, gua jadi gak bisa ingat kenangan indah masa kecil gua dulu, hanya satu kenangan indah yang bisa gua ingat dan lebih banyak ingat kenangan buruk serta kekecewaan gua di masa kecil sampai remaja.

Dan saat harus dibawa ke Psikiater tahun 2010 dulu, setiap Psikiaternya tanya tentang kehidupan gua dan apa yang gua rasa dalam keseharian gua saat itu, gua cuman bisa ingat dan jawab tentang masalah yang gue hadapin, kenangan jelek di masa kecil sampai remaja. Dan menjawab soal perasaan yang gua rasain, gue lebih sering bilang ke Psikiater bahwa kehidupan gua saat itu terasa biasa-biasa aja dan gak ada yang wah, sedih maupun senang.

Hanya gua punya ketakutan dan merasa bersalah dalam diri gua bahwa gua punya dosa yang gue pikir itu merupakan dosa terbesar dalam hidup gua. Yakni karena pernah main warnet dulu dan keranjingan main game, di warnet itu gua mengenal yang namanya konten pornografi sampai akhirnya gua ketagihan lihat dan melakukan apa yang disebut sebagai onani. Dan setiap selesai onani tersebut gua merasa berdosa banget sama Tuhan. Dan itulah yang menjadi ketakutan terbesar gua sebenarnya.

Sampai ketika konsultasi dengan Ibu dokter Psikiater pertama yang menangani kasus trauma gua karena kasus yang dialamin Papa saya. Gue sharing ke dia tentang ketakutan terbesar gue tersebut, dan memohon agar dirahasiakan dari orangtua maupun orang lain. Dan dokter gue itu mengiyakan, mendengar curhatan gua dan penjelasan gua tentang walau gua ketagihan nonton konten 18+ tersebut, sama teman-teman sekolah perempuan gua dan gadis yang gua suka dulu, meski gua nonton konten 18+, gua gak pernah ada rasa nafsu atau berpikiran jorok sama sekali terhadap rekan sekolah perempuan maupun gadis yang gua suka di sekolah gue tersebut.

Dan dokter Psikiater gue tersebut pun memahami apa yang gua alamin dan menjelaskan serta memberi solusi terbaik buat gue. Berkat hal tersebut pun gue jadi merasa jauh lebih lega dan akhirnya gak lagi memendam rahasia tersebut sendirian.

Sampai ketika kondisi gue jauh lebih membaik, gue pun berkata pada dokter Psikiater gue bahwa apa yang pernah jujur kuceritakan tentang hal paling memalukan, paling gue takutin tentang hal gak baik yang gue lakuin dan yang sangat gue rahasiakan dan gak mau semua orang tahu saat itu, saya katakan ke dokter bahwa boleh dia beritahu ke orangtuaku ataupun ke dokter lain bila dia ingin ceritakan curhatanku tersebut. Intinya gue udah lebih lega dengan keadaan gua dan bisa menerimanya dengan lapang dada dan jauh lebih baik lah.

Terimakasih Dokter Lena.

Setelah melewati momen tersebut dan saya semakin bertumbuh dewasa, banyak hal lain juga yang terjadi.

Dan sebagai lelaki normal, ketika semakin beranjak dewasa dan mendengar, membaca ataupun melihat hal yang sexy atau konten 18+ tersebut, saya ya ada perasaan yang kata kasarnya "jadi nafsu dengan hal tersebut". Ku pikir masih normal lah walau tetap harus dikontrol.

Kembali lagi tentang malam ini dimana gue mencoba mengingat masa lalu gue dan bisa kembali ku ingat dengan jauh lebih jelas, berbeda ketika masih mengkonsumsi obat Skizofrenia. Nah, gue jadi bisa ingat banyak pengalaman menarik dalam hidup gue dulu. Dan itu banyak hal menarik sebenarnya. Khususnya gua mencoba mengingat masa-masa kecil gua yang indah, dan ternyata ada banyak kenangan indah yang akhirnya bisa gue inget lagi dengan jauh lebih jelas dari sebelumnya.

Dan gue seneng banget karena hal tersebut, sampai pada malam ini gue gak bisa tidur dan terus mencoba mengingat kembali masa-masa menarik gue di masa lalu sampai sekarang. Khususnya masa indah ketika masih kecil.

Dulu pas trauma dan depresi gue jadi mikirnya banyak hal negatif bahwa gua gak bahagia dan kenangan gue pada masa kecil sampai remaja itu banyak hal buruk yang terjadi. Hanya satu kenangan indah yang bisa gue ingat dengan berusaha keras. Dimana kenangan bahagia tersebut ketika dulu pas di Desa Boyong Atas, di rumahku di sana. Gue ingat ketika terbangun di pagi hari ada Mama dan Papaku di sampingku masih tertidur dan gue tidur di tengah-tengah mereka, lalu suasananya ada cahaya matahari pagi yang baru menyinari ruangan tempat tidur kami. Saat itu gue bisa ingat dengan jelas bahwa gue senang dan nyaman sekali dengan situasi tersebut dan merasa begitu disayangi oleh kedua parentku. Indah sekali dan menenangkan hati ketika mengingat kenangan tersebut bahkan sampai sekarang.

Nah, saat saya depresi dulu, mencoba mengingat dan memikirkan hal yang membahagiakan, hanya satu kenangan itu yang bisa saya ingat. Lainnya problem dan problem.

Dan malam ini ketika saya jauh lebih sehat dalam kondisi mental dan psikis, meski belum bisa terlelap. Akhirnya saya bisa mengingat kembali banyak kenangan indahku di masa lalu lagi, khususnya ketika masih kanak-kanak.

Puji Tuhan terimakasih dengan memori yang kembali ini, dan bisa berpikir positif.

Huft... Akhirnya selesai curhatanku.

Selamat subuh Indonesia.

Shalom.

#uneguneg #curhat #jujur

Jumat, 19 April 2019

Nelpon - Selamat Jumat Agung

"Nelpon"

Hari ini;
1 jam nelpon ama adek yang di Jakarta.
2 jam nelpon sama Papa yang di Manado.
1 jam lagi nelpon sama Oma yang di Palu.

Gila men, saking seru ngobrolnya apa gua yang mulai jadi cerewet? Soalnya pas nelpon gua yang paling banyak cerita. Hehe...

Selamat Jumat Agung buat semua saudara seiman. :) Tuhan Yesus memberkati. :)

Rabu, 17 April 2019

Berbagi Motivasi Buat Teman

Sebenarnya dulu ku malah introvert loh, walau sekarang punya banyak teman, namun yang kuanggap benar-benar sahabat itu malah terhitung jari.

Dan sebenarnya kita gak boleh punya perasaan takut loh, apalagi dalam berteman, gak perlu begitu memusingkan tanggapan buruk dari mereka. Dan tetap berteman dengan semua, tapi pilihlah yang benar-benar bisa jadi sahabat baik kita.

Kalo takut gagal sih jangan dek, gak usah berpikir bahwa bila kamu gagal maka dukungan mereka bakal sia-sia. Hilangkan pikiran negatif dan terus berkarya dan hidup bahagialah.

Tau gak cerita tentang pendiri KFC? Kehidupannya itu jatuh bangun loh bahkan sampai pernah ditinggal Istrinya, tapi apa? dia terus berjuang dan kalo gak salah di usianya yang ke 68 baru usaha ayam gorengnya sukses sampai bisa ada hampir di seluruh dunia. Dan sebelum kesuksesan di masa tuanya itu, dia jual resep bumbu ayam gorengnya ke perusahaan-perusahaan kalo gak salah, ditolak sampe 1000-an lebih. Dan pada percobaan kesekian ribu tersebut barulah ada yang perusahaan yang menerima resep ayam gorengnya tersebut. Maka jadilah KFC yang terkenal sampe sekarang.

Itu sih penggalan kisah salah satu orang sukses. Dimana kesuksesan itu gak diraih instan, melainkan kita harus mengalami apa yang dinamakan trial and error berkali-kali tanpa pantang menyerah sampai sukses.

Apalagi kalo yang kita kerjakan adalah passion kita sendiri, meski gagal gak apa-apa, karena itu hobi kita dan kalo terus berlatih kita pasti akan sukses.

Ingat iman yang besar bisa memindahkan gunung ibaratnya. Intinya tetap percaya dan berusaha karena Tuhan menciptakan kita untuk sukses bukan gagal. Orang-orang yang gagal dan cepat menyerah itu kukatakan kurang iman dik.

Jadi tetap semangat ya dan jangan takut gagal. Semangat. Salam literasi! :)