Total Pageviews

Followers

Instagram

Monday, February 8, 2016

Prasetyo Peuru HP. Diary 1, 8 February 2016

Hari ini hujan. Sedang aku Tyo, sibuk memikirkan ide-ide baru dan membuat tulisan ini. Seorang pemikir sepertiku yang memiliki kualitas tinggi dalam bekerja mesti menghadapi kenyataan kalau aku harus istirahat dulu dan jangan terlalu banyak bekerja.
Oleh karena itu daripada bekerja berat, lebih baik ku menulis lagi seperti dulu. Tadinya rencana mau melanjutkan Novelku yang ke stuck tak diteruskan. Tapi ternyata aku juga masih belum dapat ide bagus untuk melanjutkan. Jadi ya ini, aku menulis baru saja dulu. Hidup ini benar-benar memerlukan kesabaran, untung orang yang menginginkan kecepatan dalam bekerja dan menikmati hasil.
Sebentar melepas tulisan untuk dipost biar ke save, adikku minta diambilin keripik pisang yang biasa suka kami beli dari pasar. Dan sedikit menjahili atau lebih tepatnya memanja-manjain, aku minta di sun di pipi dulu baru aku ambilin. Hahaha.... Bagiku memupuk rasa saling sayang antar keluarga sangat diperlukan agar kita biasa dan tak merasa asing. Walau adikku suka risih, tapi masa bodoh. Yang penting rasa sayang kita lakukan dengan cara positif, pelukan ataupun sun pipi kiri pipi kanan. :-)
Hujan hari ini terasa hangat dengan rasa cinta kasih bersama keluarga.
Jujur saja, saya diantara rindu kangen sama Papaku yang seharusnya sudah keluar dari Penjara. Karena kalau ada Papa, semua pekerjaan pasti lebih mudah beres. Aku bisa menimbah ilmu dari Papa bagaimana jadi Wartawan profesional dan cara menginvestigasi fakta kebenaran.
Dulu sebelum Papa pertama kali masuk penjara. Aku Tyo sudah feeling (Telepathy)bahwa Papa akan kena masalah kalau melanjutkan perjalanan dari Ujung Pandang ke Manado. Dan benar karena jiwa idealismenya untuk mengungkap fakta kali ini tentang kasus utamanya Dr. Ir. Oddie Manus M.Sc yang diculik dan dibunuh oleh entah siapa dalangnya dan malah Gubernur Sulut kala itu Sinyo Hary Sarundajang yang gerah karena pencaritahuan kasus tersebut. Akhirnya selama Tujuh tahun kurang lebih ini Papaku keluar masuk Penjara dengan sangkaan tidak benar sampai lebih dari 10 kasus lebih. Papaku memang hebat. Aku tak peduli meski hidup kami jadi lebih sulit karena Mama juga tidak bekerja hanya Ibu Rumah Tangga biasa, tapi kami sampai saat ini tetap dipelihara Tuhan. Burung di udara Tuhan pelihara, bunga-bunga Tuhan dandani, terlebih kita umat manusia yang dia ciptakan seturut dan segambar dengan rupa-Nya.
Hidup ini sungguh unik ya, by the way menulis itu enak ya?!. Mulai dari hari ini Diary Of Tyo Peuru akan ku buat sampai jadi buku. Amin.
Makasih sudah membaca Tulisan Diary ku di Senin, 8 February 2016 ini.

Melanjutkan karena masih jam 6 petang, hmm... melihat-lihat social media, lama-lama bosan juga. Seandainya kemaren gak distop, pasti satu buku perdana udah jadi. Tapi gak apa-apalah. Udah jadi, mau gimana lagi.
Oh iya, sayakan minum obat untuk penyakit saya 3x sehari. Pagi dan siang 2 macam obat Risperidone dan THP, sorenya jam 5, minum 4 macam obat yang 2 tadi tambah Depakote dan Clozapine. Oh iya saya penderita penyakit Paranoid Schizophrenia. Meski begitu aku yakin aku akan sukses di dalam Tuhan. Terima kasih.

No comments:

Post a Comment

Be careful to comment!

Daily Quotes of Holy Bible

Daily Quotes of Holy Bible