Total Pageviews

Followers

Instagram

Sunday, September 6, 2015

Orange Love

Orange Love
Original Story by Prasetyo Peuru Henry Putra (Tyo)
Genre: Romance, Drama
Note Awalan:
Terinspirasi oleh judul Manhwa Orange Marmalede, mengutip kata Orange-nya saja dan ide cerita seketika muncul ketika membayangkan perasaan romantis saat mendengarkan instrumen gitar cover lagu Satu Yang Tak Bisa Lepas sambil membayangkan suasana halaman suatu sekolah dan di halaman tersebut terdapat sepasang kekasih yang sedang bermesraan bermain basket (maybe) dan suasananya menggambarkan warna kuning oleh pancaran matahari yang terasa indah dan menentramkan. Kemudian membayangkan suasana romantis ala japanese, murid sekolah yang pulang dari sekolah berdua (entah sepasang kekasih atau bukan, yang jelas keduanya lawan jenis) di sore hari dengan bayangan gambaran warna sore oleh mentari yang mau terbenam, penggambaran warna orange dan mungkin karena hal tersebut juga, akhirnya tumbuh benih-benih cinta *eaa*. Dari situlah tercipta ide cerita dengan judul Orange Love. Sebenarnya ketika memikirkan hal tersebut dan rangkaian kata-kata awalnya yang mungkin bisa dibilang prologue singkatnya atau juga mungkin sinopsisnya, terutama di akhir katanya ‘My Orange Love’. Sebenarnya sekali lagi, agak jadi bingung antara mau kasih judul My Orang Love atau Orange Love saja. Namun pada akhirnya aku (author) lebih memilih Orange Love saja biar lebih simple dan mungkin lebih luas atau universal(?) kali. Teehee~ ,(^p~)’\ -> .(^o^). -> (^-^)v ( lucu gak emotnya? *authnya sok imut wkwkwk minta ditimpuk kali(?) )

PROLOGUE

Orange Love
----------------
Kalau mau dibilang sebenarnya warna favoritku biru dan putih. Kalau mau ditanya alasannya, sudah jelas karena aku sangat menyukai langit, langit yang cerah bersama awan putihnya. Yang langit biru itu dan awan putihnya. Kalau diingat-ingat awal aku menyukai kedua warna tersebut adalah karena ketika aku masih kecil dan entah itu di pagi atau di siang hari di halaman rumahku, biasanya aku suka melihat ke atas langit mengarahkan kepalaku menatapnya agak lama. Hal tersebut menurutku sangat indah dan menenangkan. Entah kenapa kupikir itu ‘keren’. Lalu aku menggambar pemandangan alam yang umum di kalangan anak kecil (if you know what I mean), yakni gambar dua gunung, satu mata hari, satu jalanan lurus yang miring ke kanan, padi-padian, rumah, pohon, dan juga langit birunya dan awan putihnya serta gambar burung di langitnya yang tampak seperti angka 3 horizontal, gambar tersebut kubuat di komputer menggunakan paint, lalu ku save untuk ditunjukan ke Papa nantinya. Entah mengapa perasaan dalam hatiku saat menggambar gambar tersebut adalah biru –khususnya– (maksudnya biru dalam artian keren atau terpesona), mungkin karena itu warna favorit pertamaku, juga memang karena awal ku mulai menggambar gambar tersebut karena aku begitu terpesona dengan warna dan indahnya langit.
Namun sore itu mengubah segalanya. .... Suasana kala itu, pemandangan dan warna yang tampak masuk ke dalam jangkauan penglihatanku. Memori itu masih terekam sampai saat ini di dalam otakku. Menjadi salah satu kenangan yang sangat indah dan tak terlupakan. Perasaan kala itu membuat hatiku benar-benar terhanyut dan jatuh cinta, suasananya sungguh ini dan menenteramkan hati. Aku benar-benar begitu terpesona dan takjub bila mengingatnya kembali. Itulah saat pertama semuanya berubah. .... Bila ku gambarkan dengan warna, warna itu adalah Orange. Ya Orange.. Dari situlah awal cintaku bermula. My Orange Love story.
.
.
.

No comments:

Post a Comment

Be careful to comment!

Daily Quotes of Holy Bible

Daily Quotes of Holy Bible